Chinese solid waste import ban to hit Copper Scrap import

Telah Terbit: Aug 2, 2017 19:21
The Chinese ban on scrap metal, scrap wire, scrap motor imports is expected to take a hit on 0.330 million tons of Copper scrap imports, as per Jiangxi Copper Corp.

CHINA August 02 2017 4:31 PM
BEIJING (Scrap Register): The Chinese ban on scrap metal, scrap wire, scrap motor imports is expected to take a hit on 0.330 million tons of Copper scrap imports, as per Jiangxi Copper Corp. The ban will be implemented by the end of 2018.

Shanghai Futures Exchange's most active September 1709 copper futures reached a high of Yuan 50000 ton to close at Yuan 50050 ton on Wednesday, which increased by about Yuan 1810, on back of the news about the ban. 

The ban on scrap metal, scrap wire and scrap motor imports could spur some dismantling capacity in China to be relocated to Southeast Asian nations, adding that when mainland Chinese dismantling capacity is renewed, China's copper scrap imports are expected to rebound, as per Jiangxi Copper.

During January-May, China's national copper scrap imports reached 1.51 million tons, which increased by about 18 percent when compared to the corresponding period last year. On July 18 he Ministry of Environmental Protection submitted documents to the World Trade Organization to ban the solid wastes in order to protect the environment and to reduce the waste.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Produksi Tembaga dan Seng Kazakhstan Menurun pada Paruh Pertama 2023, Penurunan Signifikan Terjadi di Bulan Juni
2 jam yang lalu
Produksi Tembaga dan Seng Kazakhstan Menurun pada Paruh Pertama 2023, Penurunan Signifikan Terjadi di Bulan Juni
Baca Selengkapnya
Produksi Tembaga dan Seng Kazakhstan Menurun pada Paruh Pertama 2023, Penurunan Signifikan Terjadi di Bulan Juni
Produksi Tembaga dan Seng Kazakhstan Menurun pada Paruh Pertama 2023, Penurunan Signifikan Terjadi di Bulan Juni
Data dari Badan Statistik Kazakhstan pada hari Jumat menunjukkan bahwa, pada Januari-Juni tahun ini, produksi katoda tembaga turun 4,5% YoY menjadi 231.945 mt. Dari jumlah ini, produksi Juni sebesar 39.323 mt, turun 20,8% YoY. Data tersebut juga menunjukkan bahwa produksi seng olahan negara itu pada Juni sebesar 19.807 mt, turun 22,4% YoY, dan untuk Januari-Juni, produksi seng olahan sebesar 112.861 mt, turun 14,8% YoY.
2 jam yang lalu
Antofagasta melaporkan penurunan produksi tembaga Q2, mempertahankan panduan setahun penuh di tengah prospek semester kedua yang lebih kuat.
2 jam yang lalu
Antofagasta melaporkan penurunan produksi tembaga Q2, mempertahankan panduan setahun penuh di tengah prospek semester kedua yang lebih kuat.
Baca Selengkapnya
Antofagasta melaporkan penurunan produksi tembaga Q2, mempertahankan panduan setahun penuh di tengah prospek semester kedua yang lebih kuat.
Antofagasta melaporkan penurunan produksi tembaga Q2, mempertahankan panduan setahun penuh di tengah prospek semester kedua yang lebih kuat.
Perusahaan tambang tembaga asal Chile, Antofagasta, melaporkan pada 15 Juli bahwa produksi tembaga kuartal kedua (Q2) sedikit menurun, menegaskan kembali panduan produksi setahun penuhnya, dan memperkirakan output yang lebih kuat pada paruh kedua untuk mendorong pencapaian target setahun penuh. Dalam tiga bulan hingga 30 Juni, perusahaan memproduksi 142.000 metrik ton tembaga, turun 0,7% dibandingkan kuartal sebelumnya, karena penurunan output di tambang Antucoya mengimbangi kinerja di tambang lainnya. Biaya tunai bersih Q2 naik hampir 26% kuartal-ke-kuartal menjadi $1,36 per pon. Antofagasta mengatakan produksi kuartalan diperkirakan akan meningkat secara bertahap sepanjang sisa tahun ini, dan mempertahankan panduan produksi tembaga 2026 pada 650.000 hingga 700.000 metrik ton serta panduan biaya tunai bersih pada $1,15 hingga $1,35 per pon.
2 jam yang lalu
Penambang Tembaga Menghadapi Krisis Jangka Pendek di Tengah Gejolak Pasar Asam Sulfat, IEA Melaporkan
2 jam yang lalu
Penambang Tembaga Menghadapi Krisis Jangka Pendek di Tengah Gejolak Pasar Asam Sulfat, IEA Melaporkan
Baca Selengkapnya
Penambang Tembaga Menghadapi Krisis Jangka Pendek di Tengah Gejolak Pasar Asam Sulfat, IEA Melaporkan
Penambang Tembaga Menghadapi Krisis Jangka Pendek di Tengah Gejolak Pasar Asam Sulfat, IEA Melaporkan
Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa para penambang tembaga yang memproduksi lebih dari sepertujuh pasokan tembaga primer dunia kini terjerat gejolak di pasar asam sulfat, krisis yang dipicu oleh konflik termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Badan itu mencatat, meski prospek pasokan jangka panjang tembaga sedikit membaik, logam tersebut masih menghadapi berbagai tantangan berat dalam jangka pendek. Dalam laporan “Global Critical Minerals Outlook 2026” yang baru dirilis, IEA yang berbasis di Paris menyatakan bahwa prospek jangka pendek dan menengah pasar tembaga telah memburuk tajam selama setahun terakhir.
2 jam yang lalu