Koefisien Payabilitas Skrap Tembaga Bertahan Sangat Kokoh seiring Ketidakseimbangan Pasokan-Permintaan Menentang Logika Pasar Tradisional
Pada bulan Mei, harga tembaga melonjak sebelum mengalami koreksi, namun koefisien payabilitas skrap tembaga tetap sangat kokoh. Transaksi untuk Millberry stabil di level tinggi 98,5%, sementara tembaga No. 2 menjadi sorotan pasar, dengan koefisiennya naik dari sekitar 95% ke 96%–97% karena premi tambahan dari produk sampingan emas dan peraknya. Didorong oleh kebijakan domestik yang lebih ketat dan kepatuhan pajak, permintaan Tiongkok tetap kuat. Sebaliknya, pasokan skrap luar negeri yang ketat terus berlanjut, dan ketidaksesuaian struktural ini membuat koefisien payabilitas impor tetap tinggi dan sulit turun dalam jangka pendek. Dalam lanskap saat ini di mana pasokan global ketat dan permintaan tetap tangguh, logika pasar tradisional "lonjakan harga tembaga menekan koefisien payabilitas" secara efektif telah usang.