Indonesia Cuts Base Export Prices of Nickel Ore, Why?

Telah Terbit: Jun 5, 2017 14:36
Indonesia’s Ministry of Trade said recently in Jakarta that the government will cut the base export prices of mineral products in June due to volatile prices in international market.

SHANGHAI, Jun. 5 (SMM) – Indonesia’s Ministry of Trade said recently in Jakarta that the government will cut the base export prices of mineral products in June due to volatile prices in international market. 

The base export prices of 1.7% nickel ore will be cut by 6.83% or $13.35 per wmt. 

Why Low-Grade NPI Market Reports Declines both in Price and Trading Volumes? SMM Reports

SMM attributes two factors behind its cut. First, the monthly nickel average price on the LME has been moving lower since the beginning of 2017, with May’s price off 4.94% from April’s. Second, mainstream nickel ore prices in China, key consumer of Indonesian nickel ore, drifted lower with demand weakening. 

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] September Emas: Harga Nickel Pig Iron merosot karena pabrik-pabrik China menunda restocking
12 jam yang lalu
[SMM Analysis] September Emas: Harga Nickel Pig Iron merosot karena pabrik-pabrik China menunda restocking
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] September Emas: Harga Nickel Pig Iron merosot karena pabrik-pabrik China menunda restocking
[SMM Analysis] September Emas: Harga Nickel Pig Iron merosot karena pabrik-pabrik China menunda restocking
Harga Nickel Pig Iron mendekati CNY 1.100/mtu saat September emas dimulai, tetapi persediaan yang melimpah membuat pabrik-pabrik China berhati-hati dalam melakukan restocking. Bijih yang lebih murah melindungi produsen Indonesia, namun margin terus menyempit. Pembelian berkelanjutan atau pemangkasan pasokan diperlukan untuk membangun dukungan harga yang lebih kokoh.
12 jam yang lalu
[SMM Analysis] Puncak Musim September Kurang Memuaskan: NPI Kelas Tinggi Turun ke 1.100, Pabrik Baja Masih Tidak Terburu-buru Membeli
12 jam yang lalu
[SMM Analysis] Puncak Musim September Kurang Memuaskan: NPI Kelas Tinggi Turun ke 1.100, Pabrik Baja Masih Tidak Terburu-buru Membeli
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Puncak Musim September Kurang Memuaskan: NPI Kelas Tinggi Turun ke 1.100, Pabrik Baja Masih Tidak Terburu-buru Membeli
[SMM Analysis] Puncak Musim September Kurang Memuaskan: NPI Kelas Tinggi Turun ke 1.100, Pabrik Baja Masih Tidak Terburu-buru Membeli
Pada awal musim puncak September, harga NPI turun ke sekitar 1.100 yuan per unit nikel, namun transaksi dengan harga rendah tidak memicu restocking secara luas. Pabrik baja memiliki persediaan bahan baku yang cukup, dan dengan pengisian kembali persediaan di pelabuhan, tekanan persediaan produk jadi, serta pengurangan jadwal produksi, pembeli terus menekan harga lebih rendah, dengan premi untuk material kadar rendah menyempit terlebih dahulu. Penurunan harga bijih Indonesia memberikan penyangga biaya bagi smelter, tetapi laba mereka tetap tertekan oleh harga jual yang lebih rendah, dan belum ada pengurangan pasokan yang jelas. Apakah level 1.100 dapat menjadi level dukungan bergantung pada apakah pabrik baja dapat mempertahankan pembelian setelah transaksi harga rendah.
12 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (7 Sep)
14 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (7 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (7 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (7 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 07 Sep 2026.
14 jam yang lalu
Indonesia Cuts Base Export Prices of Nickel Ore, Why? - Shanghai Metals Market (SMM)