Glencore: Higher-Than-Expected E-Vehicle Demand Boosts Cu, Li, Ni and Mn Demand

Telah Terbit: May 18, 2017 14:18
Glencore CEO Ivan Glasenberg said that E-vehicle development is coming faster than expected, boosting demand for copper, nickel, lithium and manganese.

SHANGHAI, May 18 (SMM) – Glencore CEO Ivan Glasenberg said that E-vehicle development is coming faster than expected, boosting demand for copper, nickel, lithium and manganese, and battery producers has become the crucial link in E-vehicle supply chain, reported by etnet.com. 

Ivan sees potential for commodity demand throughout the year, indicating that there is a small possibility for prices on stock market to plunge again after its weak performance in 2015, due largely to rising demand and private investment.

Moreover, manufacturing data from countries were positive, with that from Europe registering a 6-year high.

The article is edited by SMM and is provided for information purpose only. SMM assumes no liability and does not warrant the accuracy, reliability or completeness of information contained or quoted in the article, either express or implied. SMM further disclaims any liability for losses in connection with the information contained or quoted in the article.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn. 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Impor Katoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Moda Perdagangan pada Agustus 2026
27 menit yang lalu
Impor Katoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Moda Perdagangan pada Agustus 2026
Baca Selengkapnya
Impor Katoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Moda Perdagangan pada Agustus 2026
Impor Katoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Moda Perdagangan pada Agustus 2026
[Data Bea Cukai Katoda Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, Tiongkok mengimpor 113.800 mt katoda tembaga melalui Perdagangan Biasa pada Agustus 2026, 51.800 mt melalui Perdagangan Entrepot oleh Kawasan Pengawasan Khusus Bea Cukai, 22.600 mt melalui perdagangan pengolahan dengan bahan impor, 16.100 mt melalui perdagangan pengolahan dengan bahan yang dipasok, 3.000 mt melalui Barang Masuk dan Keluar di Kawasan Berikat, dan 200 mt melalui Perdagangan Perbatasan.
27 menit yang lalu
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
1 jam yang lalu
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
Baca Selengkapnya
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
[Data Bea Cukai Laminasi Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Agustus 2026, impor laminasi tembaga Tiongkok (kode HS: 74102110) mencapai 3.448,31 mt, naik 0,91% YoY dan turun 15,72% MoM; impor kumulatif dari Januari hingga Agustus 2026 mencapai 28.055,99 mt, naik 6,11% YoY. Pada Agustus 2026, ekspor laminasi tembaga Tiongkok mencapai 9.204,78 mt, naik 9,88% YoY dan naik 3,36% MoM; ekspor kumulatif dari Januari hingga Agustus 2026 mencapai 67.195,43 mt, naik 12,20% YoY.
1 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
1 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
Baca Selengkapnya
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
[Data Impor Anoda Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Agustus 2026, Tiongkok mengimpor 23.500 ton anoda tembaga dari Zambia, mencakup 36,45% dari total impor, turun 17,56% MoM dan turun 17,28% YoY. Impor dari DRC berjumlah 14.900 ton, mencakup 23,13% dari total impor, turun 24,40% MoM dan naik 134,48% YoY. Impor dari Malaysia berjumlah 5.400 ton, mencakup 8,38% dari total impor, naik 110,25% MoM dan naik 2.441,61% YoY.
1 jam yang lalu