[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 26 Oktober 2026
Dari sisi harga, harga bijih nikel Indonesia terus menghadapi tekanan penurunan. Penilaian SMM terbaru per 26 Oktober menunjukkan rata-rata harga delivered (CIF) sebagai berikut:
- Limonit Ni 1,2%: $24,5/wmt
- Limonit Ni 1,3%: $26,5/wmt
- Saprolit Ni 1,4%: $47,1/wmt
- Saprolit Ni 1,5%: $52,5/wmt
- Saprolit Ni 1,6%: $57,1/wmt
Pembaruan Kebijakan & Pasar Indonesia — 26 Oktober 2026
Pasar bijih nikel Indonesia tetap berada di bawah tekanan seiring masuknya alokasi RKAB 2026 tambahan secara bertahap ke pasar. Harga saprolit kadar menengah dan tinggi melemah lebih tajam dibandingkan limonit kadar rendah, mencerminkan ekspektasi pasokan yang membaik dan pembelian yang hati-hati oleh smelter. Pelaku pasar kini mencermati apakah kuota yang baru disetujui akan terealisasi menjadi produksi dan pengiriman aktual pada kuartal keempat.
Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia telah menurunkan Harga Mineral Acuan (HMA) nikel untuk paruh kedua Oktober menjadi $15.847,67/mt, turun $475/mt atau 2,91% dari paruh pertama bulan ini. Penurunan acuan tersebut juga menurunkan referensi HPM resmi untuk bijih nikel. Berdasarkan acuan paruh kedua Oktober yang direvisi, HPM untuk bijih Ni 1,2% berada di $22,44/wmt, sementara acuan untuk bijih Ni 1,4%, 1,5%, dan 1,6% masing-masing adalah $50,05/wmt, $54,48/wmt, dan $59,12/wmt. Harga transaksi aktual dapat bervariasi tergantung pada spesifikasi bijih dan ketentuan kontrak.