India Aluminium Scrap remains steady; Aluminium Futures down

Telah Terbit: Mar 10, 2017 20:20
India's major aluminium scrap commodities prices remained steady on Thursday, while aluminium futures prices at Multi Commodity Exchange declined tracking weakness from LME Aluminium.

INDIA March 10 2017 5:08 PM

MUMBAI (Scrap Register): India's major aluminium scrap commodities prices remained steady on Thursday, while aluminium futures prices at Multi Commodity Exchange declined tracking weakness from LME Aluminium.

The major aluminium scrap commodities on the Scrap Register Price Index showed a down trend on Thursday. India's major aluminium scrap commodities like aluminium accessories scrap, aluminium cable scrap , aluminium ingots, aluminium rod company, aluminium rod local, aluminium scrap 6063, aluminium scrap taint/tabor, aluminium sheet cutting, aluminium utensil scrap and aluminium wire scrap traded lower on Thursday.

The most active March aluminium contract on Multi Commodity Exchange down by 0.24 percent to Rs. 124.70 per kilogram on Thursday from previous close of Rs. 125 per kilogram. The MXC aluminium prices touched an intra-day high of Rs. 125.10 per kilogram and an intra-day low of Rs. 123.25 per kilogram during Thursday.

Aluminium prices at London Metal Exchange closed 0.5 per cent down at $1,868 fairly steady. Aluminium stock continued to decline to be offset by re-warranting – Net inventories are down 16,750 tonnes to 2,084,800 tons and canceled warrants fell 16,475 tons to 786,550 tons.

The United States has launched a trade case accusing Chinese aluminium foil producers of dumping product and damaging its domestic industry, the first such case since the inauguration of U.S. President Donald Trump.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
6 jam yang lalu
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Baca Selengkapnya
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Indonesia Berdampak Relatif Kecil pada Rantai Industri Aluminium, dengan Guncangan Hampir Nol
Umpan balik pemantauan SMM: Gempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, Indonesia, berdampak relatif kecil terhadap rantai industri aluminium. Dari sisi sebaran kapasitas, bauksit, alumina, dan sebagian besar kapasitas aluminium terkonsentrasi di Indonesia bagian barat, umumnya berjarak lebih dari 1.400 km dari episentrum; bahkan smelter aluminium terdekat—Sulawesi Morowali Huachin Aluminum—berjarak sekitar 624 km, masih di luar radius kerusakan 300 km. Ditambah tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,4 meter, guncangan pasokan aktual praktis nol. Dari sisi harga, dampaknya paling jauh hanya berupa dorongan sentimen jangka pendek sebesar 0–1%, yang diperkirakan akan mereda dalam 1–3 hari, tanpa mengubah tren jangka menengah.
6 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
18 jam yang lalu
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Baca Selengkapnya
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
DTI Filipina Berencana Menerapkan Sertifikasi Wajib untuk Produk Aluminium Guna Menjamin Standar Mutu dan Keamanan
Menurut laporan media Filipina pada tanggal 12, Departemen Perdagangan dan Industri Filipina (DTI) berencana mendorong pembentukan program sertifikasi wajib untuk produk aluminium yang mewajibkan perusahaan manufaktur lokal dan asing di Filipina untuk memperoleh izin resmi kualitas dan keamanan Filipina terlebih dahulu serta menerapkan pendekatan sertifikasi “satu pabrik, satu sertifikat”.
18 jam yang lalu
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
18 jam yang lalu
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Baca Selengkapnya
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Jiangsu Dingchen Mulai Pembangunan Proyek Kawat Email 30.000 Ton Metrik
Pada 8 Agustus, konstruksi proyek Jiangsu Dingchen dengan kapasitas tahunan 30.000 ton kawat tembaga berenamel dan kawat aluminium dimulai. Proyek ini akan membangun kompleks perkantoran R&D seluas lebih dari 6.000 m² serta bengkel produksi dan bangunan pendukung seluas lebih dari 8.000 m², dan menambah beberapa lini produksi cerdas untuk kawat bulat dan pipih berenamel.
18 jam yang lalu