Trump’s Desire for a Weaker US Dollar Brings Upside Potential to Metal Prices

Telah Terbit: Jan 20, 2017 09:48
Threats of a trade war intensified over the weekend, as President-elect Donald Trump said the U.S. dollar “is too strong.”

by  on JANUARY 19, 2017

Threats of a trade war intensified over the weekend, as President-elect Donald Trump said the U.S. dollar “is too strong.”

In one day, Trump will be president and he also warned BMW that it will face a 35% tariff on imports to the U.S. from a plant it’s building in Mexico. In addition, Trump specifically called out China and its weakening currency, stating that U.S. companies can’t compete with China because the dollar is too strong.

Dollar Index Falls to a 1-Month Low

 

The U.S. Dollar Index Falls to 1-Month low on Trump’s talk. Source: MetalMiner analysis of @stockcharts.com data.

Trump’s words helped sink the U.S. dollar index by 1% vs. other major currencies, falling to its lowest level in a month. Previous administrations have maintained a steady policy of backing a strong dollar and presidents have tended to refrain from commenting on the currency altogether.

Truth be told, this recent dollar weakness is not reason enough to call the end of the currency’s bull run. There are also other factors playing in favor of a stronger dollar, such as relatively high U.S. interest rates compared with the rest of the world and the expectation of domestic growth.

Still, markets watch Washington’s words about the currency carefully because the U.S. has pursued sudden shifts in the past. We still need to monitor the situation until Trump provides more clarity on his proposals, but his desire for a weaker dollar is something to keep in mind.

Industrial Metals Rebound

 

The base metals ETF hits one-month high as dollar falls. Source:MetalMiner analysis of @stockcharts.com data.

A weaker dollar this month contributed to a rebound in industrial metal prices. A falling dollar is bullish for dollar-denominated commodities like industrial metals.

As we remain bullish on metals, we were expecting a price rebound this month. Metal buyers need to pay close attention to new developments in the dollar. A falling dollar would give a boost to the current bull market in industrial metals.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga tembaga terus naik, sentimen tunggu dan lihat di pasar kuat, dan premi spot turun [Tinjauan mingguan spot katoda tembaga SMM China Selatan]
5 jam yang lalu
Harga tembaga terus naik, sentimen tunggu dan lihat di pasar kuat, dan premi spot turun [Tinjauan mingguan spot katoda tembaga SMM China Selatan]
Baca Selengkapnya
Harga tembaga terus naik, sentimen tunggu dan lihat di pasar kuat, dan premi spot turun [Tinjauan mingguan spot katoda tembaga SMM China Selatan]
Harga tembaga terus naik, sentimen tunggu dan lihat di pasar kuat, dan premi spot turun [Tinjauan mingguan spot katoda tembaga SMM China Selatan]
5 jam yang lalu
Tingkat operasi mingguan SMM untuk pelat anoda tembaga sekunder tercatat sebesar 51,4%
6 jam yang lalu
Tingkat operasi mingguan SMM untuk pelat anoda tembaga sekunder tercatat sebesar 51,4%
Baca Selengkapnya
Tingkat operasi mingguan SMM untuk pelat anoda tembaga sekunder tercatat sebesar 51,4%
Tingkat operasi mingguan SMM untuk pelat anoda tembaga sekunder tercatat sebesar 51,4%
[SMM Pasar Anoda Tembaga] Selama 4-10 September, tingkat operasi mingguan perusahaan pelat anoda tembaga sekunder di Tiongkok naik 1 poin persentase WoW menjadi 51,40%. Diperkirakan akan turun 2,49 poin persentase WoW menjadi 48,91% minggu depan.
6 jam yang lalu
Gedung Putih Belum Memutuskan Tarif Tembaga, Tembaga LME Turun Lebih dari 2% di Tengah Ketidakpastian Pasar
9 jam yang lalu
Gedung Putih Belum Memutuskan Tarif Tembaga, Tembaga LME Turun Lebih dari 2% di Tengah Ketidakpastian Pasar
Baca Selengkapnya
Gedung Putih Belum Memutuskan Tarif Tembaga, Tembaga LME Turun Lebih dari 2% di Tengah Ketidakpastian Pasar
Gedung Putih Belum Memutuskan Tarif Tembaga, Tembaga LME Turun Lebih dari 2% di Tengah Ketidakpastian Pasar
[SMM Kilat] Menurut sumber pasar: "Gedung Putih belum membuat keputusan tentang tarif katoda tembaga, dan para pejabat sedang mempertimbangkan manfaat potensial dari harga tembaga yang lebih tinggi yang mungkin mendorong kenaikan biaya manufaktur terhadap dorongan untuk penambangan domestik." Saat berita ini dirilis, tembaga SHFE sudah ditutup, tembaga LME turun lebih dari 2%, dan selisih harga CL terdekat mengalami inversi. Harga tembaga belakangan ini berfluktuasi liar, dan semua pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada terhadap risiko pasar.
9 jam yang lalu