Why Copper Surge after Trump’s Victory? Banks Views

Telah Terbit: Nov 10, 2016 11:31
Republican candidate Donald Trump beat Hillary Clinton to win the US presidency. Base metal market surged across the board after the election result.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
US Macro Data Below Expectations, Copper Prices Maintain Fluctuating Trend [SMM Copper Morning Briefing]
11 menit yang lalu
US Macro Data Below Expectations, Copper Prices Maintain Fluctuating Trend [SMM Copper Morning Briefing]
Baca Selengkapnya
US Macro Data Below Expectations, Copper Prices Maintain Fluctuating Trend [SMM Copper Morning Briefing]
US Macro Data Below Expectations, Copper Prices Maintain Fluctuating Trend [SMM Copper Morning Briefing]
SMM Morning Call Summary: Overnight, LME copper opened at $13,120/mt, dipped to a low of $13,103.5/mt in early trading, then the price center drifted higher to touch $13,364/mt, after which it swung wildly and finally closed at $13,330.5/mt, down 0.37%, with trading volume at 23,000 lots and open interest at 242,000 lots, a decrease of 3,122 lots from the previous trading day, indicating long position reduction. Overnight, the most-traded SHFE copper 2608 contract opened at 101,830 yuan/mt, dipped to 101,640 yuan/mt in early trading, then the price center moved sharply higher to touch 102,930 yuan/mt, after which it swung wildly and finally closed at 102,520 yuan/mt, up 0.07%, with trading volume at 50,000 lots and open interest at 154,000 lots, a decrease of 286 lots from the previous trading day, indicating short position reduction.
11 menit yang lalu
Tembaga domestik dan internasional berayun liar di sesi malam, seiring lemahnya data ketenagakerjaan AS dan sinyal pengurangan stimulus The Fed [Komentar pagi tembaga SMM]
13 menit yang lalu
Tembaga domestik dan internasional berayun liar di sesi malam, seiring lemahnya data ketenagakerjaan AS dan sinyal pengurangan stimulus The Fed [Komentar pagi tembaga SMM]
Baca Selengkapnya
Tembaga domestik dan internasional berayun liar di sesi malam, seiring lemahnya data ketenagakerjaan AS dan sinyal pengurangan stimulus The Fed [Komentar pagi tembaga SMM]
Tembaga domestik dan internasional berayun liar di sesi malam, seiring lemahnya data ketenagakerjaan AS dan sinyal pengurangan stimulus The Fed [Komentar pagi tembaga SMM]
13 menit yang lalu
South32 Mendapat Persetujuan Akhir untuk Proyek Perluasan Tambang Tembaga Sierra Gorda
12 jam yang lalu
South32 Mendapat Persetujuan Akhir untuk Proyek Perluasan Tambang Tembaga Sierra Gorda
Baca Selengkapnya
South32 Mendapat Persetujuan Akhir untuk Proyek Perluasan Tambang Tembaga Sierra Gorda
South32 Mendapat Persetujuan Akhir untuk Proyek Perluasan Tambang Tembaga Sierra Gorda
Perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi, South32, mengumumkan bahwa proyek lini penggilingan keempat di tambang tembaga terbuka Sierra Gorda telah menerima persetujuan investasi final setelah rampungnya studi kelayakan. Studi tersebut mengonfirmasi bahwa proyek ekspansi pabrik brownfield ini diharapkan memberikan imbal hasil yang menarik. Dengan memasang lini penggilingan keempat, memperluas kapasitas penghancuran dan flotasi, serta infrastruktur proses terkait, proyek ini diperkirakan akan meningkatkan kapasitas pemrosesan tahunan tambang Sierra Gorda dari 48 juta metrik ton menjadi 60 juta metrik ton. Sierra Gorda adalah tambang tembaga terbuka konvensional skala besar yang berlokasi di wilayah Antofagasta, Chili utara. South32 memegang 45% saham di tambang tersebut, dengan KGHM memegang 55% sisanya. Proyek ini diharapkan mencapai produksi perdana pada TA 2030 dan mencapai kapasitas penuh pada TA 2031.
12 jam yang lalu