RBI approves Hindalco's Australian arm takeover by Metal X

Telah Terbit: Jul 22, 2016 09:45
The Reserve Bank of India (RBI) has approved Australian miner Metal X's improved takeover offer for its subsidiary Aditya Birla Minerals Ltd (ABML), said Aluminium maker Hindalco.

INDIA July 21 2016 5:45 PM

NEW DELHI (Scrap Register): The Reserve Bank of India (RBI) has approved Australian miner Metal X's improved takeover offer for its subsidiary Aditya Birla Minerals Ltd (ABML), said Aluminium maker Hindalco.

Metal X offered 1 fully paid ordinary share in Metals X Ltd for 4.5 ABML shares and AUD (Australian dollar) 0.08 in cash for every ABML share held. The offer was conditional upon Hindalco's acceptance and confirmation that it has obtained the requisite approval from the RBI.

On April 26, the flagship firm of the Aditya Birla Group had received an improved takeover bid for an Australian subsidiary of Metals X Ltd.

Metals X operates three key divisions including gold, tin and nickel as well as other exploration activities. It aims to expand its operating and commodity diversification strategy by adding copper as a new operating division.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pembelian Kembali Obligasi Treasury AS dan Pelemahan Dolar Berpadu, Harga Perak Melonjak [SMM Daily Review]
1 jam yang lalu
Pembelian Kembali Obligasi Treasury AS dan Pelemahan Dolar Berpadu, Harga Perak Melonjak [SMM Daily Review]
Baca Selengkapnya
Pembelian Kembali Obligasi Treasury AS dan Pelemahan Dolar Berpadu, Harga Perak Melonjak [SMM Daily Review]
Pembelian Kembali Obligasi Treasury AS dan Pelemahan Dolar Berpadu, Harga Perak Melonjak [SMM Daily Review]
[Komentar Harian SMM: Harga Perak Melonjak Kuat di Tengah Pembelian Kembali Utang AS dan Pelemahan Dolar] SMM, 20 Agustus: Perluasan operasi pembelian kembali utang AS mendorong imbal hasil lebih rendah, dengan dolar mencatat penurunan terbesar dalam tiga minggu. Ditambah dengan meningkatnya risiko geopolitik, harga perak menerobos naik. Pasar spot menunjukkan permintaan lemah, transaksi terkonsentrasi pada diskon, sehingga harga perak spot tertinggal.
1 jam yang lalu
[SMM Ekspres Logam Mulia]
2 jam yang lalu
[SMM Ekspres Logam Mulia]
Baca Selengkapnya
[SMM Ekspres Logam Mulia]
[SMM Ekspres Logam Mulia]
Angkatan Udara Ukraina menyatakan di media sosial pada dini hari tanggal 20 bahwa Rusia melancarkan serangan rudal balistik gelombang baru terhadap Ukraina, dengan rudal menuju Kyiv. Sekitar tengah malam, pihaknya memperingatkan bahwa beberapa rudal balistik meluncur menuju Kyiv melalui wilayah Chernihiv dan Poltava. Beberapa ledakan dahsyat kemudian mengguncang Kyiv, menyebabkan pemadaman listrik singkat di distrik Dnipro, setelah dua gelombang ledakan besar yg berlangsug sebelumnya. Peringatan serangan udara untk Kyiv masih berlaku hingga berita ini diturunkan.
2 jam yang lalu
[SMM Ekspres Logam Mulia]
2 jam yang lalu
[SMM Ekspres Logam Mulia]
Baca Selengkapnya
[SMM Ekspres Logam Mulia]
[SMM Ekspres Logam Mulia]
Trump mengumumkan sanksi ekonomi terberat yang pernah ada terhadap Iran, berjanji untuk melancarkan perang ekonomi dan isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dijuluki "Economic D‑Day". AS memperingatkan negara mana pun yang memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang berat, dan menuntut penghentian segera kegiatan termasuk penyelundupan minyak, transfer dana, dan operasi perusahaan cangkang. AS menyerukan sekutu untuk bersama-sama mengisolasi Iran dan menegaskan kembali bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
2 jam yang lalu