China Rare Earth Exports Soar in Q1

Telah Terbit: Apr 21, 2016 14:40
China’s rare earth export volumes soared in Q1, but export prices failed to keep up pace, China Industry Economic News reported.

SHANGHAI, Apr. 21 (SMM) – China’s rare earth export volumes soared in Q1, but export prices failed to keep up pace, China Industry Economic News reported.

Outbound shipments were 4,343 tonnes in March, and surged 109.4% from a year ago to 11,600 tonnes in Q1, but export value grew just 38.3% year-on-year, customs data showed.   

Cancellation of rare earth export quota license system at the beginning of last year was the main reason behind the marked year-on-year growth in export volumes, Wei Renpeng, a researcher at China Market Report Center told China Industry Economic News in an interview. 

Overcapacity and poor demand were blamed for lower export prices, Wei noted. 

There will be limited room for rare earth prices to fall in the future, though, Wei predicted. Cost support, ongoing supply side reform, crackdowns on illegal mining, as well as growing demand for new energy vehicles, will all offer support to rare earth prices, Wei explained.   

The article is edited by SMM and is provided for information purpose only. SMM assumes no liability and does not warrant the accuracy, reliability or completeness of information contained or quoted in the article, either express or implied. SMM further disclaims any liability for losses in connection with the information contained or quoted in the article.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
19 jam yang lalu
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
Baca Selengkapnya
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
Harga NPI Kelas Tinggi Kembali Turun di Tengah Pelemahan Baja Tahan Karat yang Berlanjut
[SMM Kilasan Nikel] Pada 4 September, NPI kadar tinggi spot semakin melemah, dengan sinyal jelas penurunan harga. Pelemahan berkelanjutan pada baja nirkarat menekan harga NPI, dan sebagian pedagang memilih untuk mengirim barang lebih awal, memperkuat divergensi sentimen pasar.
19 jam yang lalu
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
19 jam yang lalu
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
Baca Selengkapnya
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
SMM Kilasan Nikel: Sentimen NPI Kadar Tinggi Melemah, Faktor Hilir dan Hulu Menurun
[SMM Kilasan Nikel] Pada 4 September, faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM berada di angka 1,75, turun 0,02 dibanding bulan sebelumnya. Faktor sentimen hulu untuk NPI kadar tinggi adalah 1,84, turun 0,03 dibanding bulan sebelumnya, sementara faktor sentimen hilir untuk NPI kadar tinggi adalah 1,65, turun 0,02 dibanding bulan sebelumnya. Pelemahan pada NPI kadar tinggi spot semakin meningkat.
19 jam yang lalu
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
19 jam yang lalu
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
Baca Selengkapnya
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
Tiongkok dan Indonesia Menghadapi Profitabilitas NPI yang Tertekan di Tengah Kenaikan Biaya dan Harga Bijih Nikel yang Stabil
[SMM Kilat Nikel] Harga bijih nikel China tetap stabil minggu ini, sementara harga bijih nikel Indonesia sedikit menurun. Namun, didorong oleh kenaikan berkelanjutan harga kokas domestik, biaya bahan bantu untuk peleburan meningkat baik di China maupun Indonesia. Ditambah dengan tarif angkutan laut dari Indonesia ke China yang tetap tinggi, berbagai faktor menekan margin peleburan, sehingga profitabilitas produksi NPI di China dan Indonesia berada di bawah tekanan minggu ini.
19 jam yang lalu