Tata Steel considers selling its entire UK business

Telah Terbit: Mar 30, 2016 17:38
According to reports, Tata Steel is considering to sell its entire UK business in a bid to stem financial losses.

By Carolina Curiel (ScrapMonster Author)

March 30, 2016 05:31:59 AM

EDGWARE (Scrap Monster): According to reports, Tata Steel is considering to sell its entire UK business in a bid to stem financial losses. The decision was taken during the board meeting held in Mumbai on Tuesday. The company’s UK operations employ nearly 15,000 employees, whose jobs are at stake now.

The company management noted that the financial performance of its UK arm had been deteriorating during the past several years. The drastic fall in steel prices has impacted the company’s financial performance very badly during the past 12 months. Tata Steel believes that the future doesn’t look promising due to escalating manufacturing costs, rising imports from other regions especially Asia and falling demand situation.

Following the board decision, Tata Steel Europe is being advised to explore various options with respect to divestment of Tata Steel UK, in whole or in parts. The European holding company is instructed to evaluate and implement the best feasible solution in a time-bound manner.

The unions have welcomed Tata’s decision not to shut down the plants. They called upon Tata to be a ‘responsible seller’ and requested the UK government to play its role. The opposition Labour Party urged the government to take necessary action to save the nation’s steelmaking industry. Meantime, the government has expressed its willingness to work with Tata in finding a suitable buyer for its UK steel assets.

Tata Steel is the second-largest steel producer in Europe. It has a total crude steel production capacity of over 18 million tonnes per annum in Europe, out of which only 14 million tonnes per annum is operational. Two of its three main units, Port Talbot and Scunthorpe, are in Britain, with the remaining operations in the Netherlands.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Nikel] Saham AS Rebound, Tekanan Makro Mereda, Kontrak Nikel SHFE Teraktif Naik Tipis di Perdagangan Awal
5 jam yang lalu
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Nikel] Saham AS Rebound, Tekanan Makro Mereda, Kontrak Nikel SHFE Teraktif Naik Tipis di Perdagangan Awal
Baca Selengkapnya
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Nikel] Saham AS Rebound, Tekanan Makro Mereda, Kontrak Nikel SHFE Teraktif Naik Tipis di Perdagangan Awal
[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Nikel] Saham AS Rebound, Tekanan Makro Mereda, Kontrak Nikel SHFE Teraktif Naik Tipis di Perdagangan Awal
[Catatan Rapat Pagi 21.09] Setelah kenaikan suku bunga diterapkan, saham AS menguat secara menyeluruh, dengan reli "berita buruk telah habis" terjadi. Semalam, Dow naik 0,61%, S&P 500 menguat 1,14%, Nasdaq naik 1,69%, dan Indeks Semikonduktor Philadelphia melonjak 3,14% (Arm naik 8%, Intel naik 7%, AMD/SanDisk naik 6%); imbal hasil Treasury 10 tahun turun dari 5,02% menjadi 4,94%, dan indeks dolar AS sedikit turun ke 100,22. Setelah pasar mencerna dot plot yang hawkish, selera risiko pulih, dan saham Eropa ditutup lebih tinggi sejalan. Kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan (2610) mundur setelah kenaikan cepat pada perdagangan awal, menutup sesi pagi di 123.640 yuan/mt, naik 0,62%. Setelah kenaikan suku bunga Fed AS diterapkan, selera risiko global pulih, dan tekanan makro mereda secara bertahap; momentum rebound nikel SHFE tetap moderat, dan dengan pola persediaan tinggi dan permintaan lemah nikel yang tidak berubah, dalam jangka pendek, harga kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 122.000-126.000 yuan/mt.
5 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
5 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
[Analisis SMM] Data Rinci Produksi Asam Sulfat Tiongkok pada Agustus
Data NBS menunjukkan produksi asam sulfat (setara 100%) Tiongkok pada Agustus sebesar 7,984 juta ton, turun 308.000 ton dari 7,676 juta ton pada Juli, turun 15,5% YoY. Produksi kumulatif asam sulfat (setara 100%) pada 2026 sebesar 68,141 juta ton, turun 4,6% YoY secara kumulatif.
5 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
11 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Tiongkok untuk Agustus
Pada Agustus 2026, total impor belerang bulanan Tiongkok adalah 272.323,414 mt dalam kandungan fisik, turun 29,34% MoM dan turun 65,03% YoY, dengan sumber impor utama adalah UEA, Korea Selatan, Kanada, Jepang, Kazakhstan, Vietnam, Singapura, dan Filipina. Total ekspor belerang bulanan Tiongkok adalah 48 mt dalam kandungan fisik, turun 96,34% MoM dan naik 26,32% YoY, dengan tujuan ekspor utama adalah Indonesia dan Korea Selatan. Total impor asam sulfat bulanan Tiongkok adalah 9.938,436 mt dalam kandungan fisik, naik 831,85% MoM dan naik 1.051,37% YoY, dengan sumber impor utama adalah Korea Selatan, Taiwan, Tiongkok, Jerman, dan AS. Total ekspor asam sulfat bulanan Tiongkok adalah 2.474,46 mt dalam kandungan fisik, naik 153,47% MoM dan turun 99,43% YoY, dengan tujuan ekspor utama adalah Angola, Ghana, Kamboja, Hong Kong, Tiongkok, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Tanzania.
11 jam yang lalu