37% Chinese Investors Bearish toward Nickel Prices This Week, SMM Survey

Telah Terbit: Dec 29, 2015 09:25
SMM surveyed 30 market players to find that 4 are bullish, 15 are neutral and 11 are bearish toward nickel prices this week.

SHANGHAI, Dec. 29 (SMM) – SMM surveyed 30 market players to find that 4 are bullish, 15 are neutral and 11 are bearish toward nickel prices this week.

The 13% optimistic ones see LME nickel rise to USD 8,600-8,700/mt. Major economic indicators from the US were mixed, with the US dollar index falling. European economy is recovering. China’s NPI producers are reluctant to sell, and nickel ore inventories fell due to the monsoon season in the Philippines. This should help nickel price rebound.

Some 50% see LME nickel fluctuate between USD 8,450-8,600/mt. Pressures from the US dollar index decreased as the US dollar index stabilized. Despite China’s NPI producers holding back goods, the Shanghai/LME nickel price ratio remains high, incentivizing inflows of imported zinc. LME nickel inventories also returned to a high level. When combined with pressure for stainless steel prices, LME zinc should hover in a wide range. SHFE 1605 nickel should move between RMB 68,000-69,000/mt.

About 37% are bearish, expecting LME nickel to fall to USD 8,300/mt. Profit at Chinese large industrials fell further in November. Stainless steel prices have fallen to an extremely low level, with severe overcapacity. Despite lower NPI supplies in China, there are still large inflows of imported nickel, adding to oversupply. SHFE 1605 nickel should fall to RMB 66,000-66,500/mt.

 


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
4 jam yang lalu
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Baca Selengkapnya
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Tambang Timbal-Seng Fankou Zhongjin Lingnan Akan Kembali Berproduksi Setelah Perbaikan
Menurut pengumuman yang dirilis Zhongjin Lingnan pada 16 September, Tambang Timbal-Seng Fankou milik Perusahaan telah menyelesaikan perbaikan sesuai dengan persyaratan terkait dari Departemen Manajemen Darurat Provinsi Guangdong. Setelah melalui inspeksi penerimaan berturut-turut oleh otoritas pengawas keselamatan tingkat lebih tinggi, tambang tersebut akan kembali berproduksi mulai 17 September 2026.
4 jam yang lalu
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
7 jam yang lalu
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Baca Selengkapnya
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
Kelangkaan pasokan bijih mendukung harga seng; seng SHFE terkonsolidasi dan rebound pada sesi siang [ulasan berjangka seng SMM]
[Pasokan bijih ketat menopang harga seng, SHFE seng konsolidasi dan rebound pada sesi siang] Kontrak SHFE seng 2611 sesi siang dibuka pada 26.145 yuan/mt, turun ke 26.100 yuan/mt pada perdagangan awal, kemudian naik perlahan menyentuh tertinggi 26.310 yuan/mt, dan akhirnya ditutup pada 26.300 yuan/mt, naik 130 yuan/mt dari penutupan sesi malam, kenaikan 0,50%. Volume perdagangan turun menjadi 50.421 lot, sementara open interest naik 1.560 lot menjadi 125.000 lot......
7 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
8 jam yang lalu
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Baca Selengkapnya
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Anak Perusahaan Shengda Resources Memperbarui Hak Tambang untuk Tambang Perak-Timbal-Seng Dadi di Mongolia Dalam
Menurut pengumuman Shengda Resources pada 15 September, anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki, Inner Mongolia Guangda Mining, baru-baru ini menyelesaikan pembaruan hak penambangan untuk tambang perak-timbal-seng Dadi di Keshiketeng Banner, Mongolia Dalam. Anak perusahaan tersebut memperoleh Sertifikat Kepemilikan Properti (Hak Penambangan) dan Izin Penambangan yang diterbitkan oleh Biro Sumber Daya Alam Kota Chifeng.
8 jam yang lalu