Novelis reports major jump in use of recycled aluminum

Telah Terbit: Dec 23, 2015 16:17
Global aluminum major, Novelis Inc. has reported significant jump in use of recycled aluminum. The company has also reported considerable progress in efficient use of natural resources.

By  (ScrapMonster Author)

December 23, 2015 03:21:37 AM

ALBANY (Scrap Monster): Global aluminum major, Novelis Inc. has reported significant jump in use of recycled aluminum. The company has also reported considerable progress in efficient use of natural resources. This is as per the recently published 2015 sustainability report.

According to the report, Novelis has achieved 49% recycled aluminum inputs at the end of fiscal 2015, significantly higher by 19 percentage points from 2007-2009. The water usage by its facilities has reduced by 22%. The company has nearly doubled its recycling capacity over the past five years, thereby reducing is greenhouse gas emissions by 13%.

Novelis’ initiatives to increased recycled input is expected to set new standards for aluminum recycling by saving 3.7 million metric tons of carbon dioxide emissions per year. The opening of the new aluminum recycling facility in Nachterstedt, Germany will boost the company efforts to recycle more aluminum. The recycling facility is capable to process up to 400,000 metric tons of aluminum scrap every year.

The company has invested nearly $2 billion in the past five years to expand recycling and modernize facilities. These investments are aimed at improving recycled content of products and reduce carbon footprints. Novelis has also made significant investments at its facilities, especially in Brazil, towards improving water efficiency. Such enhancements have helped the company to achieve significant reduction in water intensity.

Novelis Inc. is the global leader in aluminum rolled products and the world's largest recycler of aluminum. The company operates in 11 countries, has approximately 11,500 employees. The company is a subsidiary of Hindalco Industries Limited, part of the Aditya Birla Group, a multinational conglomerate based in Mumbai, India.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
3 jam yang lalu
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Baca Selengkapnya
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang tarif AS-Kanada kembali memanas. Kanada lebih dulu memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS senilai sekitar 20 miliar dolar AS, dan AS merespons dengan langkah balasan yang keras: mulai 15 September, tarif 50% akan dikenakan pada sekitar 100 kategori produk Kanada; mulai 29 September, impor kendaraan bermotor dan produk susu tertentu dari Kanada akan dilarang lebih lanjut.
3 jam yang lalu
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
3 jam yang lalu
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Baca Selengkapnya
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan 25 basis poin pada ketiga suku bunga utama, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank sentral mencatat bahwa konflik di Timur Tengah terus mendorong inflasi, dan inflasi diperkirakan akan tetap jauh di atas level target untuk waktu yang lama. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, para pejabat ECB memperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, dengan langkah berikutnya mungkin terjadi paling cepat pada bulan Oktober.
3 jam yang lalu
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
3 jam yang lalu
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Baca Selengkapnya
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Data CAAM menunjukkan bahwa pada bulan Agustus, penjualan mobil China mencapai 2,712 juta unit, turun 5,1% YoY. Di antaranya, kinerja NEV sangat mengesankan, dengan penjualan mencapai 1,643 juta unit, naik 17,8% YoY, mencakup 60,6% dari total penjualan kendaraan baru. Dari sisi ekspor, ekspor mobil pada bulan Agustus mencapai 1,01 juta unit, naik 65,3% YoY; ekspor NEV mencapai 526.000 unit, naik 1,3x YoY.
3 jam yang lalu
Novelis reports major jump in use of recycled aluminum - Shanghai Metals Market (SMM)