US Scrap Gold prices decline; COMEX Gold settles lower since December 3

Telah Terbit: Dec 17, 2015 09:21
United States gold scrap prices declined on Tuesday, while gold futures prices at New York Mercantile Exchange settled lower.

UNITED STATES December 16 2015 6:35 PM

NEW YORK (Scrap Register): United States gold scrap prices declined on Tuesday, while gold futures prices at New York Mercantile Exchange settled lower, the day before a key interest-rate decision from the Federal Reserve that may help determine the outlook for the precious metal.

The major gold scrap commodities on the Scrap Register Price Index continued to trade down on Tuesday. The 9ct hallmarked gold scrap prices declined to $386.121 an ounce and 14ct hallmarked gold scrap prices dropped to $602.348 an ounce. The 18ct hallmarked gold scrap and 22ct hallmarked gold scrap prices also traded down at $772.241 ounce and $943.164 an ounce respectively.

For Live US Scrap Gold Prices Log on to Scrap Register

According to Scrap Register Price Index, the 9ct non-hallmarked gold scrap prices also dropped to $365.222 an ounce and 14ct non-hallmarked gold scrap prices down to $569.747 an ounce on Tuesday. The 18ct non-hallmarked gold scrap and 22ct non-hallmarked gold scrap prices are also traded higher at $730.445 an ounce and $892.116 an ounce respectively.

However, the most active February gold contract on the COMEX division of the New York Mercantile Exchange settled down by $1.80 an ounce to $1,061.60 an ounce on Tuesday, ending at its lowest level since December 3. It traded between a low of $1,057.40 and a high of $1,067.90 during the session.

Investors awaited the conclusion of a Federal Reserve policy meeting at which the U.S. central bank is expected to raise rates for the first time in nearly a decade. 

Eight years after a devastating recession opened an era of loose U.S. monetary policy, the Fed on Tuesday began a two-day meeting at which it is expected to turn in the other direction and raise rates in an increasingly normal economy.

(This article is researched and compiled by Vibin Antony on behalf of Scrap Register. Send in your suggestions and comments to editor@scrapregister.com)


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
3 jam yang lalu
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
3 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
3 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Baca Selengkapnya
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran pasar dari pedagang bijih tetap terbatas minggu ini, sementara permintaan stok musim dingin masih berlanjut. Beberapa smelter Tiongkok terus mencari dan membeli konsentrat impor untuk kuartal keempat, dengan biaya pengolahan pasar tetap berada di level rendah.
3 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
3 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Baca Selengkapnya
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Menurut SMM, sebuah tambang seng di Tiongkok Barat Laut menawarkan harga tender ambil sendiri September sekitar -RMB 2.800/ton logam pekan ini. SMM akan terus memantau perubahan biaya pengolahan.
3 jam yang lalu