Gerdau upgraded non ferrous plant to recover precious metals from ASR

Telah Terbit: Dec 11, 2015 14:56
The installation of a new sorting plant at Gerdau’s Whitby, Ontario non ferrous plant is likely to significantly expand the operations at the facility.

By Paul Ploumis (ScrapMonster Author)

December 11, 2015 02:33:55 AM

SEATTLE (Scrap Monster): The installation of a new sorting plant at Gerdau’s Whitby, Ontario non ferrous plant is likely to significantly expand the operations at the facility. The upgraded plant will lead to increased purity and volume of recovered metals. Also, the plant will be capable of recovering precious metals from automotive shredder residue (ASR).

According to newspaper reports, Gerdau has entered into a contract agreement with Italy-based Danieli Centro Recycling (DCR) towards installation of new DCR sorting plant at the facility. The agreement is part of Gerdau’s plans to implement a series of improvements as part of its 50th anniversary celebrations. The mill had completed 50 years of operation in 2014.

Meantime, DCR stated that integration and automation of the new sorting equipment is expected to bring about radical change in plant performance. The contract with Gerdau will help DCR to expand its footprints in the North American region and also help to achieve its goal of becoming one of the leading players in recycling sector.

Gerdau is a leading producer of long steel in the Americas. The Whitby mill is one of three Gerdau mills operating in Canada and employs approximately 385 people. Since acquiring the steel mill from Lasco in 2002, Gerdau has made several capital investments to ensure the long-term viability of the mill including a new caster, a new finishing end and two new warehouses.

DRC claims to serve customers with competitive plant and process technology/automation to produce quality at the lowest depreciation and production cash costs and offer efficient after-sale service. Headquartered in Italy, the company has presence in various parts of the world including Brazil, china, Egypt, France, Germany, Russia, the USA, the UK and Vietnam. The US operations are headquartered in Bettendorf, Iowa.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Alba Pulihkan 80% Produksi Aluminium Pra-Perang, Ekspor melalui Pelabuhan Saudi dan Oman
12 jam yang lalu
Alba Pulihkan 80% Produksi Aluminium Pra-Perang, Ekspor melalui Pelabuhan Saudi dan Oman
Baca Selengkapnya
Alba Pulihkan 80% Produksi Aluminium Pra-Perang, Ekspor melalui Pelabuhan Saudi dan Oman
Alba Pulihkan 80% Produksi Aluminium Pra-Perang, Ekspor melalui Pelabuhan Saudi dan Oman
Aluminium Bahrain memproduksi aluminium sekitar 80% dari tingkat sebelum perang Iran, kata CEO-nya Ali Al Baqali kepada Reuters pada hari Rabu, mengekspor logam tersebut melalui pelabuhan Laut Merah Saudi di Jeddah dan dari Sohar di Oman. Alba Bahrain, yang menggambarkan dirinya sebagai smelter aluminium terbesar di dunia dalam satu lokasi, menghentikan lini produksi 1, 2, dan 3 setelah pecahnya perang karena penutupan Selat Hormuz mengganggu rantai pasokan. Pabriknya kemudian terkena serangan Iran pada akhir Maret, yang digambarkan oleh CEO Alba sebagai "serangan kecil dan ringan". "Kami mengalami kerusakan dan kami sudah memperbaikinya," kata Al Baqali di sela-sela Konferensi Aluminium Fastmarkets di Budapest, menambahkan bahwa Alba ditanggung oleh asuransi.
12 jam yang lalu
SHFE: Waran Paduan Aluminium Cor Turun 476 mt menjadi 23.776 mt pada 16 September
15 jam yang lalu
SHFE: Waran Paduan Aluminium Cor Turun 476 mt menjadi 23.776 mt pada 16 September
Baca Selengkapnya
SHFE: Waran Paduan Aluminium Cor Turun 476 mt menjadi 23.776 mt pada 16 September
SHFE: Waran Paduan Aluminium Cor Turun 476 mt menjadi 23.776 mt pada 16 September
[SMM Kilat] Data SHFE menunjukkan bahwa pada 16 September, total surat berharga terdaftar untuk paduan aluminium cor mencapai 23.776 ton, turun 476 ton dari hari perdagangan sebelumnya. Secara rinci, total volume terdaftar di Shanghai adalah 1.507 ton, turun 30 ton dari hari perdagangan sebelumnya; di Guangdong, 1.104 ton, turun 178 ton; di Jiangsu, 8.811 ton, turun 209 ton; di Zhejiang, 10.040 ton, turun 59 ton; di Chongqing, 2.165 ton, naik 0 ton dari hari perdagangan sebelumnya; dan di Sichuan, 149 ton, naik 0 ton.
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 16 Sep 2026
15 jam yang lalu