Indonesia Tin exports likely to plunge to multi-year lows in 2015

Telah Terbit: Dec 10, 2015 09:04
The preliminary data suggests that Indonesia's Tin exports dropped significantly during the month of November this year.

By Anil Mathews (ScrapMonster Author)

December 09, 2015 05:54:41 AM

JAKARTA (Scrap Monster): The preliminary data released by the Indonesian Trade Ministry shows that Tin exports from the country dropped during the month of November this year.

The exports during the month totaled 2,636.78 tonnes, falling sharply by over 73% from 9,633.10 tonnes exported during October. The above data is based on the pre-shipment checks carried out by surveying companies. The export figures for November include small quantities of solder and other tin products as well as tin ingots.

The year-to-date tin shipments from January to November totaled 64,349 tonnes, marginally down by nearly 2% when compared with the previous year. It must be noted that exports had soared in December last year to 10,300 tonnes. However, the exports during Dec ’15 are unlikely to total even half of last year’s total. Based on this projection, the yearly exports in 2015 are likely to drop below 70,000 tonnes, for the first time since 2003.

The tighter tin export regulations imposed by the Ministry coupled with falling prices have led to drop in tin exports over the past three years. The tin supply from the country has dropped by nearly 30% during this period. According to customs statistics, the refined tin exports which totaled 101,237 tonnes in 2012 dropped sharply to 88,443 tonnes in 2013. The exports dropped further in 2013 to 88,443 tonnes.

The latest export regulation and licensing requirements which came into effect in August this year are likely to keep the exports subdued in 2016. Under the new regulation, tin smelters in the country are required to obtain fresh "clean and clear" certification from the Ministry by confirming that the tin ores consumed by them originate from authorized mines.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
12 Sep 2026 15:58
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Baca Selengkapnya
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang tarif AS-Kanada kembali memanas. Kanada lebih dulu memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS senilai sekitar 20 miliar dolar AS, dan AS merespons dengan langkah balasan yang keras: mulai 15 September, tarif 50% akan dikenakan pada sekitar 100 kategori produk Kanada; mulai 29 September, impor kendaraan bermotor dan produk susu tertentu dari Kanada akan dilarang lebih lanjut.
12 Sep 2026 15:58
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
12 Sep 2026 15:55
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Baca Selengkapnya
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan 25 basis poin pada ketiga suku bunga utama, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank sentral mencatat bahwa konflik di Timur Tengah terus mendorong inflasi, dan inflasi diperkirakan akan tetap jauh di atas level target untuk waktu yang lama. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, para pejabat ECB memperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, dengan langkah berikutnya mungkin terjadi paling cepat pada bulan Oktober.
12 Sep 2026 15:55
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
12 Sep 2026 15:55
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Baca Selengkapnya
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Data CAAM menunjukkan bahwa pada bulan Agustus, penjualan mobil China mencapai 2,712 juta unit, turun 5,1% YoY. Di antaranya, kinerja NEV sangat mengesankan, dengan penjualan mencapai 1,643 juta unit, naik 17,8% YoY, mencakup 60,6% dari total penjualan kendaraan baru. Dari sisi ekspor, ekspor mobil pada bulan Agustus mencapai 1,01 juta unit, naik 65,3% YoY; ekspor NEV mencapai 526.000 unit, naik 1,3x YoY.
12 Sep 2026 15:55