Only 43% of resold used mobile devices are data-free, finds study

Telah Terbit: Oct 9, 2015 17:29
A recent study report suggests that 57% of used mobile devices resold online still contain residual data. Alarmingly, 75% of used drives purchased online were found to have old data in them.

By  Paul Ploumis 08 Oct 2015  Last updated at 08:46:09 GMT

A recent study report suggests that 57% of used mobile devices resold online still contain residual data. Alarmingly, 75% of used drives purchased online were found to have old data in them.

SEATTLE (Scrap Monster): The latest study report published by the Atlanta-based Blancco Technology Group in partnership with Minneapolis-based Kroll Ontrack has found that 57% of used mobile devices resold online still contain residual data. Surprisingly, 75% of used drives purchased through Amazon, eBay and Gazelle were found to contain old data in them. The data present in them were sufficient enough to trace the identity of the original user of the device, says the report.

As part of the study, over 120 pieces of used electronics including hard disk drives, solid state drives and mobile devices purchased in the US, Germany and the UK between May and August this year were examined. It was revealed that nearly one out of two hard disk drives and solid state drives contained personal data. Almost 35% mobile devices were found to contain critical information including call logs, emails, chat conversations, photos and videos.

The study indicated that deletion attempts failed to wipe out data on 57% of the mobile devices and 75% of the hard disk drives and solid state drives. The common data erasure technologies have failed to guarantee 100% removal of data, which in turn has resulted in exposition of sensitive information to cyber criminals. The study warns individual users and businesses to make use of deletion methods that comply with regulatory standards in order to ensure that the data is removed effectively.

Blancco Technology Group is a leading, global provider of mobile device diagnostics and secure data erasure solutions. The recognized world leader in providing legal technologies and data recovery products and services, Kroll Ontrack is headquartered in Minneapolis, Minnesota and operates more than 30 offices in 19 countries around the world. It aims to provide all customers with a local, efficient, knowledgeable and secure resource for their data needs.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
China Mereformasi Kredit Properti, Menetapkan Ketentuan Pinjaman dan Aturan Pencairan
29 Aug 2026 18:10
China Mereformasi Kredit Properti, Menetapkan Ketentuan Pinjaman dan Aturan Pencairan
Baca Selengkapnya
China Mereformasi Kredit Properti, Menetapkan Ketentuan Pinjaman dan Aturan Pencairan
China Mereformasi Kredit Properti, Menetapkan Ketentuan Pinjaman dan Aturan Pencairan
Bank Rakyat Tiongkok dan Administrasi Regulasi Keuangan Nasional bersama-sama menerbitkan Opini tentang Reformasi dan Penyempurnaan Pengelolaan Kredit Real Estat serta Percepatan Pembentukan Model Baru Pembangunan Real Estat. Opini tersebut menetapkan bahwa pinjaman pembangunan real estat tunduk pada sistem bank penanggung jawab, dengan jangka waktu pinjaman tidak melebihi 5 tahun untuk proyek pra-jual dan 7 tahun untuk proyek penjualan rumah jadi. Opini tersebut juga menetapkan bahwa pinjaman perumahan perorangan memiliki jangka waktu maksimal 40 tahun; jika rumah baru yang dibeli dijual sebagai rumah jadi, pinjaman perumahan perorangan dicairkan setelah penjualan didaftarkan; jika dijual secara pra-jual, pinjaman hanya dicairkan setelah penyelesaian proyek didaftarkan.
29 Aug 2026 18:10
Chile, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Pakta Kerja Sama Pertambangan Regional dan Pembangunan Berkelanjutan
29 Aug 2026 18:07
Chile, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Pakta Kerja Sama Pertambangan Regional dan Pembangunan Berkelanjutan
Baca Selengkapnya
Chile, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Pakta Kerja Sama Pertambangan Regional dan Pembangunan Berkelanjutan
Chile, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Pakta Kerja Sama Pertambangan Regional dan Pembangunan Berkelanjutan
Pejabat dari otoritas pertambangan Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru mengadakan pertemuan tingkat menteri di Santiago, ibu kota Chili, pada tanggal 28 dan menandatangani pernyataan bersama yang menyerukan penguatan kerja sama kawasan, pembangunan berkelanjutan mineral kritis, pertukaran teknis dan investasi, serta upaya bersama untuk meningkatkan posisi kawasan dalam rantai pasok mineral kritis global. Pernyataan bersama itu menegaskan bahwa pertambangan merupakan pendorong penting pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia, dan kemajuan sosial. Keempat negara akan bekerja sama untuk mendorong pembangunan berkelanjutan mineral kritis, memperkuat berbagi pengalaman dalam penelitian geologi, regulasi pertambangan, kebijakan publik, dan pengembangan tenaga profesional, serta menjajaki mekanisme kerja sama teknis dan kelembagaan, dengan mendorong sektor publik dan swasta untuk bersama-sama berpartisipasi dalam proyek penelitian ilmiah dan inovasi.
29 Aug 2026 18:07
Codelco Melaporkan Laba Semester Pertama US$1,966 Miliar, Produksi Tembaga Turun 11%
29 Aug 2026 18:05
Codelco Melaporkan Laba Semester Pertama US$1,966 Miliar, Produksi Tembaga Turun 11%
Baca Selengkapnya
Codelco Melaporkan Laba Semester Pertama US$1,966 Miliar, Produksi Tembaga Turun 11%
Codelco Melaporkan Laba Semester Pertama US$1,966 Miliar, Produksi Tembaga Turun 11%
Codelco mengatakan pada Jumat bahwa laba sebelum pajak semester I-nya sebesar US$1,966 miliar, lebih dari empat kali lipat dari US$429 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan itu mengatakan produksi tembaga pada periode Januari–Juni sebesar 564.000 mt, turun 11% dari 634.000 mt pada periode yang sama tahun 2025.
29 Aug 2026 18:05
Only 43% of resold used mobile devices are data-free, finds study - Shanghai Metals Market (SMM)