AISI applauds introduction of Truck Efficiency Bill

Telah Terbit: Sep 11, 2015 16:30
The US steel body has applauded the introduction of SAFE Trucking Act by Rep. Reid Ribble.

By  Paul Ploumis 11 Sep 2015  Last updated at  04:03:54 GMT

ALBANY (Scrap Monster): The American Iron and Steel Institute (AISI) has applauded the introduction of the Safe, Flexible, and Efficient Trucking (SaFE) Act by Rep. Reid Ribble which allows states to permit heavier trucks on roads.

The Act is based on the safety and road wear data by the US Department of Transportation (DOT). Currently, freight shipping trucks are allowed to carry a maximum weight of 80,000 pounds. The legislation proposes increase of truck limit to a maximum of 91,000 pounds. These trucks may be required to upgrade to six axles from current five, in order to ensure at least the same or better stopping distance and pavement wear.

According to Thomas J. Gibson, AISI president and CEO, the bill would contribute significantly to reduce road wear and greenhouse gas emissions and also make truck transportation of goods safer. He further added that the bill assumes great significance as nearly 70% of the overall freight tonnage in the country is moved by trucks. Moreover, overall US freight tonnage is expected to increase to 25%. The bill will benefit steel industry as the industry still relies on trucks as a vital means of transportation of steel products, he added. The Association applauded Congressman Ribble for introducing the bill and urged the House to include the language in any House transportation funding bill.

The SAFE Trucking Act is expected to help safe transportation of more goods with the help of fewer trucks. The Act being supported by the Wisconsin DOT is likely to benefit paper manufacturers and dairy farmers the most in the wake of their heavy dependence on trucks to transport their products across the country.

It must be noted that Canada and Europe allows trucks with loads exceeding 100,000 pounds on their roads.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
9 jam yang lalu
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Baca Selengkapnya
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat operasi batang tembaga sekunder adalah 11,83% pada Agustus 2026, lebih tinggi dari perkiraan 10,26%, naik 1,57 poin persentase MoM tetapi turun 16,5 poin persentase YoY. Pada Agustus 2026, selisih harga rata-rata antara batang katoda tembaga dan batang tembaga sekunder tetap tinggi di 1.450-1.874 yuan/mt sepanjang bulan. Diskon rata-rata batang tembaga sekunder di Jiangxi terhadap futures tembaga berfluktuasi antara 722 yuan/mt dan 1.418 yuan/mt,...
9 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
9 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto menyatakan telah memperoleh persetujuan masyarakat adat untuk proyek tembaga-emas Winu di Australia Barat, sehingga proyek tersebut dapat dilanjutkan. Perusahaan menyatakan telah menjalin kemitraan jangka panjang dengan Nyangumarta Warrarn Aboriginal Corporation (NWAC) yang mencakup pengembangan tambang di wilayah Nyangumarta. Perjanjian ini melanjutkan perjanjian perencanaan proyek yang ditandatangani pada 2023, yang mengatur cara masyarakat Nyangumarta dan Rio Tinto akan bekerja sama seiring kemajuan perencanaan, termasuk langkah-langkah untuk menghindari dampak terhadap lingkungan dan warisan budaya masyarakat adat.
9 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
9 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Pada briefing hasil semester pertama 2026 yang digelar 11 September, Chengtun Mining menyatakan bahwa rasio utang yang saat ini tinggi terutama merupakan hasil bertahap dari investasi perusahaan pada sumber daya tambang tembaga, emas, dan perak berkualitas tinggi di dalam dan luar negeri. Saat ini, proyek domestik dan luar negeri baru saja menyelesaikan tahap penyerahan sumber daya. Perusahaan menerapkan manajemen dinamis atas belanja modal, memprioritaskan pembayaran utang dan operasional tambang, serta menyesuaikan investasi baru secara fleksibel berdasarkan harga logam. Dalam jangka menengah dan panjang, seiring dengan pelepasan kapasitas dan penguatan arus kas operasional yang berkelanjutan, perusahaan memiliki target yang jelas untuk menurunkan rasio utang, secara bertahap membawa leverage ke tingkat yang wajar bagi industri. Seluruh investasi sumber daya perusahaan telah melalui perhitungan yang ketat, dan kontribusi arus kas dari proyek-proyek mendatang dapat secara bertahap menyerap utang.
9 jam yang lalu
AISI applauds introduction of Truck Efficiency Bill - Shanghai Metals Market (SMM)