India’s yearly gold imports to see 10% decline in 2015

Telah Terbit: Sep 6, 2015 10:40
Weak monsoon may lead to at least 10% drop in gold demand in the country during 2015, says Ketan Shroff, spokesperson of the India Bullion and Jewellers Association (IBJA).

By  Paul Ploumis 03 Sep 2015  Last updated at  08:20:27 GMT

NEW DELHI (Scrap Monster): Weak monsoon may lead to at least 10% drop in gold demand in the country during 2015, says Ketan Shroff, spokesperson of the India Bullion and Jewellers Association (IBJA). Deficit rains are likely to impact gold demand across rural households. Traditionally, rural demand constitutes nearly 60% of overall gold demand in the country.

According to forecasts by the India Meteorological Department (IMD), the country is likely to witness 12% shortfall in monsoon rains this year. IMD further states that 2015 may turn out to become the driest year in six years. Deficient rains may reduce crop yields, which will badly impact the agricultural income of rural population in the country. This in turn may reduce fresh gold purchases significantly. The fall in rural gold demand may lead to nearly 10% cut in India’s gold imports during 2015.

The crash in equity markets has also resulted in sharp fall in gold demand. Investors are seen offloading their yellow metal reserves to generate liquidity in hand to cover up their stock market positions. The recent rise in gold prices has also made people to sell a part of their gold holdings.

Meantime, import data for the initial eight months period of the year shows that gold imports have surged by nearly 40% over the previous year to 587 tonnes. The import bill for the period Jan-Aug ’15 is estimated at around $23 billion, up 42% year-on-year. Imports during the month of August alone are estimated to be between 85 tonnes and 100 tonnes, significantly higher when compared with the imports of 67 tonnes in August last year. It must be noted that the country’s gold imports had touched 97 tonnes in July ’15.

As per jewellers, gold sales in the country are likely to gain momentum by mid-September with the advent of Ganesh Chaturthi festival on September 17th.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Foshan Huahong Pipa dan Tabung Tembaga, Produsen Terkemuka Guangdong, Mengumumkan Penutupan
12 jam yang lalu
Foshan Huahong Pipa dan Tabung Tembaga, Produsen Terkemuka Guangdong, Mengumumkan Penutupan
Baca Selengkapnya
Foshan Huahong Pipa dan Tabung Tembaga, Produsen Terkemuka Guangdong, Mengumumkan Penutupan
Foshan Huahong Pipa dan Tabung Tembaga, Produsen Terkemuka Guangdong, Mengumumkan Penutupan
Pada tanggal 21 Agustus, Foshan Huahong Copper Pipe & Tube Co., Ltd., yang berlokasi di Kota Shishan, Distrik Nanhai, Kota Foshan, mengumumkan penghentian operasinya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2004 dengan modal terdaftar sebesar 150 juta RMB, dan pernah menjadi perusahaan terkemuka di industri pipa dan tabung tembaga pendingin Foshan. Perusahaan ini juga masuk dalam 500 besar perusahaan manufaktur di Provinsi Guangdong dan diakui sebagai perusahaan teknologi tinggi tingkat provinsi.
12 jam yang lalu
Kailida menantikan pertemuan dengan Anda di Konferensi Tahunan Logam Non-Ferrous China Selatan SMM (ke-3) 2026.
13 jam yang lalu
Kailida menantikan pertemuan dengan Anda di Konferensi Tahunan Logam Non-Ferrous China Selatan SMM (ke-3) 2026.
Baca Selengkapnya
Kailida menantikan pertemuan dengan Anda di Konferensi Tahunan Logam Non-Ferrous China Selatan SMM (ke-3) 2026.
Kailida menantikan pertemuan dengan Anda di Konferensi Tahunan Logam Non-Ferrous China Selatan SMM (ke-3) 2026.
13 jam yang lalu
Rasio waran yang dibatalkan LME meningkat secara signifikan.
14 jam yang lalu
Rasio waran yang dibatalkan LME meningkat secara signifikan.
Baca Selengkapnya
Rasio waran yang dibatalkan LME meningkat secara signifikan.
Rasio waran yang dibatalkan LME meningkat secara signifikan.
Berdasarkan data persediaan LME terbaru, pada 21 Agustus, total persediaan tembaga LME mencapai 240.250 ton metrik; waran terdaftar sebanyak 118.875 ton metrik, turun 29,49% dari hari perdagangan sebelumnya; waran yang dibatalkan sebanyak 121.375 ton metrik, meningkat 73,45% dari hari perdagangan sebelumnya; rasio pembatalan melonjak 21,19 poin persentase menjadi 50,52%.
14 jam yang lalu