SMM Tin Market Morning Review (2015-9-2)

Telah Terbit: Sep 2, 2015 09:14
LME tin opened at USD 14,000/mt on Tuesday.

SHANGHAI, Sept. 2 (SMM) –LME tin opened at USD 14,000/mt on Tuesday. The metal touched day’s high of USD 14,800/mt and day’s low of USD 13,800/mt before closing up USD 650/mt at USD 14,700/mt. Trading volumes were down 4 lots to 277 lots, and positions were down 289 to 20,551. Inventories fell 250 mt to 6,730 mt. The US dollar index fell after data showed that US manufacturing activity grew at its lowest pace in over two years in August, allowing LME tin to rise. However, negative China’s official and Caixin manufacturing PMI for August have exacerbated market concerns. LME tin should move between USD 14,000-15,000/mt on Wednesday.

SHFE 1509 tin should hover around RMB 100,000/mt. In Shanghai spot market, mainstream traded prices are expected at RMB 100,500-103,000/mt.



Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Penjualan Ritel AS Turun pada Juli, Meningkatkan Kekhawatiran atas Ketahanan Belanja Konsumen
1 jam yang lalu
Penjualan Ritel AS Turun pada Juli, Meningkatkan Kekhawatiran atas Ketahanan Belanja Konsumen
Baca Selengkapnya
Penjualan Ritel AS Turun pada Juli, Meningkatkan Kekhawatiran atas Ketahanan Belanja Konsumen
Penjualan Ritel AS Turun pada Juli, Meningkatkan Kekhawatiran atas Ketahanan Belanja Konsumen
Permintaan konsumen AS mendingin nyata pada Juli, dan data penjualan ritel berada jauh di bawah ekspektasi, mendorong pelaku pasar menilai lebih hati-hati ketahanan konsumen semester II. Data Biro Sensus AS yang dirilis Jumat menunjukkan penjualan ritel Juli turun 0,6% secara bulanan, penurunan bulanan terbesar sejak Mei 2025 dan jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 0,1%. Penurunan pembelian mobil dan koreksi pada ritel daring menjadi penekan utama.
1 jam yang lalu
Chile Akan Mereformasi Undang-Undang Pertambangan untuk Meningkatkan Produksi Tembaga dan Menarik Investasi
1 jam yang lalu
Chile Akan Mereformasi Undang-Undang Pertambangan untuk Meningkatkan Produksi Tembaga dan Menarik Investasi
Baca Selengkapnya
Chile Akan Mereformasi Undang-Undang Pertambangan untuk Meningkatkan Produksi Tembaga dan Menarik Investasi
Chile Akan Mereformasi Undang-Undang Pertambangan untuk Meningkatkan Produksi Tembaga dan Menarik Investasi
Chili berencana menerapkan paket reformasi untuk meningkatkan kepastian hukum, menyederhanakan proses regulasi, serta menarik investasi dan eksplorasi mineral, dalam upaya menaikkan produksi tembaga tahunan negara itu menjadi 6 juta ton. Menteri Pertambangan Chili Daniel Mas mengatakan dalam sebuah seminar: “Produksi tambang tembaga Chili telah stagnan, dan produksi tahunan berfluktuasi antara 5 juta ton dan 5,5 juta ton dalam beberapa tahun terakhir. Dibandingkan dengan yurisdiksi pertambangan internasional lain yang menarik modal global dengan memperbaiki kerangka kelembagaannya, Chili secara bertahap kehilangan keunggulan kompetitifnya.”
1 jam yang lalu
Pembiayaan agregat China naik 22,25 triliun yuan, M2 naik 7,7% pada Juli 2026
2 jam yang lalu
Pembiayaan agregat China naik 22,25 triliun yuan, M2 naik 7,7% pada Juli 2026
Baca Selengkapnya
Pembiayaan agregat China naik 22,25 triliun yuan, M2 naik 7,7% pada Juli 2026
Pembiayaan agregat China naik 22,25 triliun yuan, M2 naik 7,7% pada Juli 2026
Pada tujuh bulan pertama 2026, peningkatan total pembiayaan ke ekonomi riil mencapai 22,25 triliun yuan, dan kredit RMB meningkat 10,38 triliun yuan; pada akhir Juli, M2 naik 7,7% secara tahunan, simpanan RMB meningkat 17,79 triliun yuan, serta pembiayaan obligasi korporasi dan obligasi pemerintah masing-masing naik dan turun secara tahunan.
2 jam yang lalu