Tucson-based copper-mining giant Asarco readies to shutter some Hayden operations

Telah Terbit: Sep 1, 2015 13:28
Tucson-based Asarco LLC announced that it will lay off more than 200 hourly workers as it plans to shut down its ore concentrator at Hayden and curtail some other operations.

By Paul Ploumis 31 Aug 2015  Last updated at 11:06:03 GMT

Tucson-based Asarco LLC announced that it will lay off more than 200 hourly workers as it plans to shut down its ore concentrator at Hayden and curtail some other operations.

Tucson-based Asarco LLC announced that it will lay off more than 200 hourly workers as it plans to shut down its ore concentrator at Hayden and curtail some other operations.

According to reports in the Arizona Daily Star, Asarco cited depressed copper prices for its proposed shutdown, as well as a reduction in stripping-for-leaching operations at the Ray Mine in response to a more than 40 percent drop in copper prices since 2011.

“The Company’s cost structure and current market conditions require operational adjustments in order to ensure its viability and sustainability as well as protect its mineral reserves for the longer term,” Asarco said in a news release.

Asarco said a total of 211 hourly positions “may be affected.” The company did not provide information about the exact timing of the layoffs, but under a required 60-day notification Asarco filed with the state and union, the layoffs could start in late October, the Daily Star reported.

Asarco laid off 130 employees from three of its four Arizona sites in March.

Courtesy : www.bizjournals.com


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
1 jam yang lalu
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
Baca Selengkapnya
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
Data Bea Cukai Laminasi Tembaga Tiongkok pada Agustus 2026
[Data Bea Cukai Laminasi Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Agustus 2026, impor laminasi tembaga Tiongkok (kode HS: 74102110) mencapai 3.448,31 mt, naik 0,91% YoY dan turun 15,72% MoM; impor kumulatif dari Januari hingga Agustus 2026 mencapai 28.055,99 mt, naik 6,11% YoY. Pada Agustus 2026, ekspor laminasi tembaga Tiongkok mencapai 9.204,78 mt, naik 9,88% YoY dan naik 3,36% MoM; ekspor kumulatif dari Januari hingga Agustus 2026 mencapai 67.195,43 mt, naik 12,20% YoY.
1 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
1 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
Baca Selengkapnya
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
Impor Anoda Tembaga Tiongkok menurut Negara untuk Bulan Agustus
[Data Impor Anoda Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Agustus 2026, Tiongkok mengimpor 23.500 ton anoda tembaga dari Zambia, mencakup 36,45% dari total impor, turun 17,56% MoM dan turun 17,28% YoY. Impor dari DRC berjumlah 14.900 ton, mencakup 23,13% dari total impor, turun 24,40% MoM dan naik 134,48% YoY. Impor dari Malaysia berjumlah 5.400 ton, mencakup 8,38% dari total impor, naik 110,25% MoM dan naik 2.441,61% YoY.
1 jam yang lalu
Data Impor Anoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Mode Perdagangan untuk Agustus 2026
1 jam yang lalu
Data Impor Anoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Mode Perdagangan untuk Agustus 2026
Baca Selengkapnya
Data Impor Anoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Mode Perdagangan untuk Agustus 2026
Data Impor Anoda Tembaga Tiongkok berdasarkan Mode Perdagangan untuk Agustus 2026
[Data Bea Cukai Anoda Tembaga] Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Agustus 2026, Tiongkok mengimpor 39.000 mt anoda tembaga melalui Perdagangan Biasa, 21.000 mt melalui perdagangan pengolahan dengan bahan impor, 2.900 mt sebagai Barang Masuk dan Keluar di Kawasan Pengawasan Berikat, dan 1.600 mt sebagai Perdagangan Entrepot oleh Kawasan Pengawasan Khusus Bea Cukai.
1 jam yang lalu