Chinese rate cut influences US Scrap Gold prices, Gold Futures

Telah Terbit: Aug 27, 2015 14:42
United States gold scrap prices declined on Tuesday in line with gold futures prices at New York Mercantile Exchange.

UNITED STATES August 26 2015 6:15 PM

NEW YORK (Scrap Register): United States gold scrap prices declined on Tuesday in line with gold futures prices at New York Mercantile Exchange as news that China cut its benchmark interest rate helped stabilize global markets and bolster the U.S. dollar, prompting prices to log a decline for a second straight session.

The major gold scrap commodities on the Scrap Register Price Index traded down on Tuesday. The 9ct hallmarked gold scrap prices down to $413.766 an ounce and 14ct hallmarked gold scrap prices declined to $645.474 an ounce. The 18ct hallmarked gold scrap and 22ct hallmarked gold scrap prices also down at $827.531 ounce and $1010.692 an ounce respectively.

According to Scrap Register Price Index, the 9ct non-hallmarked gold scrap prices dropped to $391.371 an ounce and 14ct non-hallmarked gold scrap prices down to $610.539 an ounce on Tuesday. The 18ct non-hallmarked gold scrap and 22ct non-hallmarked gold scrap prices are also traded down to $782.742 an ounce and $955.989 an ounce respectively.

The most active December gold contract on the COMEX division of the New York Mercantile Exchange settled down by down $16.90 at $1,136.70 an ounce on Tuesday.

The move encouraged investors back to equities with some bargain hunting evident in the process. The Chines decision to lower interest rates helped bring stability to global equity markets and as well bolstered the U.S. dollar, following yesterday's massive declines in global equity markets over fears focused on the economic doldrums in China.

The Chinese authorities lowered interest rates overnight, hoping to jump start what was the world's fastest growing global economy. This helped equities snap back this morning after brutal losses in the previous session. The interest rates were reduced by 0.25 percentage points each, the People's Bank of China said in a statement on its website.

(This article is researched and compiled by Vibin Antony on behalf of Scrap Register. Send in your suggestions and comments to editor@scrapregister.com)


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
8 jam yang lalu
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Baca Selengkapnya
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat Operasi Batang Tembaga Sekunder Naik pada Agustus 2026, Harga Tinggi dan Biaya Pajak Menekan Laba
Tingkat operasi batang tembaga sekunder adalah 11,83% pada Agustus 2026, lebih tinggi dari perkiraan 10,26%, naik 1,57 poin persentase MoM tetapi turun 16,5 poin persentase YoY. Pada Agustus 2026, selisih harga rata-rata antara batang katoda tembaga dan batang tembaga sekunder tetap tinggi di 1.450-1.874 yuan/mt sepanjang bulan. Diskon rata-rata batang tembaga sekunder di Jiangxi terhadap futures tembaga berfluktuasi antara 722 yuan/mt dan 1.418 yuan/mt,...
8 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
8 jam yang lalu
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto Amankan Persetujuan Masyarakat Adat untuk Proyek Tembaga-Emas Winu di Australia Barat
Rio Tinto menyatakan telah memperoleh persetujuan masyarakat adat untuk proyek tembaga-emas Winu di Australia Barat, sehingga proyek tersebut dapat dilanjutkan. Perusahaan menyatakan telah menjalin kemitraan jangka panjang dengan Nyangumarta Warrarn Aboriginal Corporation (NWAC) yang mencakup pengembangan tambang di wilayah Nyangumarta. Perjanjian ini melanjutkan perjanjian perencanaan proyek yang ditandatangani pada 2023, yang mengatur cara masyarakat Nyangumarta dan Rio Tinto akan bekerja sama seiring kemajuan perencanaan, termasuk langkah-langkah untuk menghindari dampak terhadap lingkungan dan warisan budaya masyarakat adat.
8 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
8 jam yang lalu
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Chengtun Mining Berupaya Menurunkan Rasio Utang seiring Kemajuan Proyek dan Penguatan Arus Kas
Pada briefing hasil semester pertama 2026 yang digelar 11 September, Chengtun Mining menyatakan bahwa rasio utang yang saat ini tinggi terutama merupakan hasil bertahap dari investasi perusahaan pada sumber daya tambang tembaga, emas, dan perak berkualitas tinggi di dalam dan luar negeri. Saat ini, proyek domestik dan luar negeri baru saja menyelesaikan tahap penyerahan sumber daya. Perusahaan menerapkan manajemen dinamis atas belanja modal, memprioritaskan pembayaran utang dan operasional tambang, serta menyesuaikan investasi baru secara fleksibel berdasarkan harga logam. Dalam jangka menengah dan panjang, seiring dengan pelepasan kapasitas dan penguatan arus kas operasional yang berkelanjutan, perusahaan memiliki target yang jelas untuk menurunkan rasio utang, secara bertahap membawa leverage ke tingkat yang wajar bagi industri. Seluruh investasi sumber daya perusahaan telah melalui perhitungan yang ketat, dan kontribusi arus kas dari proyek-proyek mendatang dapat secara bertahap menyerap utang.
8 jam yang lalu
Chinese rate cut influences US Scrap Gold prices, Gold Futures - Shanghai Metals Market (SMM)