Tin market records modest deficit during initial six months of 2015

Telah Terbit: Aug 25, 2015 17:15
The global tin market has recorded minor deficit during the initial six-month period of the year. This is in accordance with the latest data released by the World Bureau of Metal Statistics (WBMS).

By  Paul Ploumis 25 Aug 2015  Last updated at  02:51:18 GMT

BRUSSELS (Scrap Monster): According to the latest published metals balances report by the World Bureau of Metal Statistics (WBMS), the worldwide Tin market has recorded a minor deficit during January to June this year. There were no DLA deliveries during the six-month period, the data said.

As per WBMS data, the global Tin market recorded slight deficit of 17.0 kt during the initial six months of the year from January to June in 2015.

Global refined Tin production witnessed decline of 27.3 kt during the six-month period. The above production figure is without taking into account re-processed LME metal.

The global demand for the metal has dropped by 5.8% when matched with January to June in 2014. The demand totaled 181.9 kt during this period. The Chinese apparent demand saw significant decline of 13.7% over the previous year. Also, Japanese demand for the metal was down slightly by over 4.3% when matched with the levels recorded during Jan-June ’14. The Japanese consumption totaled 13.5 kt, lower by 0.6 kt when compared with the demand of 14.1 kt recorded during January to June in 2014.

The reported stock of the metal increased marginally during the month of June. The stock at the end of the initial six-month period in 2015 was lower by 4.2 kt when compared with Dec ’14 closing levels.

During the month of June alone, the global refined Tin production totaled 29.1 kt, as against the demand of 32.6 kt.


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
1 jam yang lalu
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
1 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
1 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Baca Selengkapnya
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran pasar dari pedagang bijih tetap terbatas minggu ini, sementara permintaan stok musim dingin masih berlanjut. Beberapa smelter Tiongkok terus mencari dan membeli konsentrat impor untuk kuartal keempat, dengan biaya pengolahan pasar tetap berada di level rendah.
1 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
1 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Baca Selengkapnya
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Menurut SMM, sebuah tambang seng di Tiongkok Barat Laut menawarkan harga tender ambil sendiri September sekitar -RMB 2.800/ton logam pekan ini. SMM akan terus memantau perubahan biaya pengolahan.
1 jam yang lalu