[Bauxite Im&Ex] Malaysia Replaces Australia as China’s Top Bauxite Supplier

Telah Terbit: Jul 28, 2015 09:12
Malaysia has replaced Australia as China’s top bauxite supplier, taking up 46% of China’s total bauxite imports in June.

SHANGHAI, Jul. 28 (SMM) – Malaysia has replaced Australia as China’s top bauxite supplier, taking up 46% of China’s total bauxite imports in June. 

SMM’s attributes China’s growing appetite for Malaysian bauxite to its price appeal. Import price of Malaysia bauxite averaged $46.19 per tonne in June, 16.6% lower than Australian ore and 22.12% lower than Indian ore. 

However, imports from Malaysia might fall in July since shipment in the country has slowed significantly due to ongoing Ramadan. Ships are lining up at Kuantan port, waiting to departure, SMM learned from traders in China.     China imported 4.04 million tonnes of bauxite in June, up 38.02% year-on-year. Imports in H1 totaled 22.57 million tonnes, also up 15.62% from a year ago, customs data showed.  

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.     


Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
4 jam yang lalu
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Baca Selengkapnya
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
Senyawa Platinum & Paladium Mingguan: Pengiriman Spot Lebih Cepat, Pemulihan Otomotif Domestik Moderat
4 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
5 jam yang lalu
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Baca Selengkapnya
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
Bank Sentral AS dengan Suara Bulat Menaikkan Suku Bunga, Logam Mulia Menghadapi Tekanan Turun
**Berita SMM, 17 September:** Semalam, anggota Federal Reserve dengan suara bulat mendukung kenaikan suku bunga, hasil yang jarang terjadi, dan kenaikan suku bunga berturut-turut lebih lanjut masih mungkin terjadi. Logam mulia berada di bawah tekanan penurunan yang berkelanjutan akibat berita kenaikan suku bunga, memicu penurunan mendadak harga rhodium setelah kenaikan sebelumnya. Beberapa pelaku pasar mencatat bahwa likuiditas penjualan telah mengering secara signifikan selama dua hari terakhir, dan likuidasi paksa pada harga yang lebih rendah menyebabkan rhodium jatuh tajam.
5 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
5 jam yang lalu
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Baca Selengkapnya
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
Bravo Mining Melaporkan Intersepsi PGM-Nikel Tebal di Proyek Luanga, Brasil
[SMM Flash] Bravo Mining telah melaporkan hasil pengeboran infill dan step-out lebih lanjut dari proyek paladium-platina-rodium-emas-nikel Luanga yang 100% dimilikinya di Pará, Brasil. Hasil dari Sektor Tengah mencakup 53,85 m dengan kadar 2,83 g/t PGM+Au dan 0,16% Ni, termasuk 5,01 m dengan kadar 10,68 g/t PGM+Au dan 0,40% Ni. Intersepsi lainnya mencakup 39,75 m dengan kadar 3,02 g/t PGM+Au dan 0,32% Ni serta 52,45 m dengan kadar 2,06 g/t PGM+Au dan 0,11% Ni. Bravo menyatakan bahwa pengeboran terbaru menunjukkan kontinuitas mineralisasi di kedalaman dan memberikan potensi untuk memperluas serta meningkatkan sumber daya Luanga yang ada. Hasil dari program yang sedang berjalan diharapkan dapat mendukung estimasi sumber daya mineral terbaru yang ditargetkan pada kuartal pertama 2027. Kombinasi paladium, platina, rodium, dan nikel di Luanga menjadikan proyek ini relevan untuk diversifikasi geografis pasokan PGM di masa depan. Namun, hasil terbaru ini merupakan intersepsi eksplorasi dan bukan merupakan cadangan mineral atau panduan produksi di masa depan.
5 jam yang lalu
[Bauxite Im&Ex] Malaysia Replaces Australia as China’s Top Bauxite Supplier - Shanghai Metals Market (SMM)