SMM Nickel Market Morning Review (2015-7-17)

Telah Terbit: Jul 17, 2015 10:01
LME nickel prices opened at USD 11,495/mt, and fell below the 5- and 10-day moving average, dipping to as low as USD 11,345/mt.

SHANGHAI, Jul. 17 (SMM) – LME nickel prices opened at USD 11,495/mt, and fell below the 5- and 10-day moving average, dipping to as low as USD 11,345/mt. During European and US trading session, LME nickel prices edged up and touched USD 11,680/mt, but then fell back and closed at USD 11,580/mt, up 1.05%. Trading volumes decreased 3,148 lots to 5,041 lots, and total positions grew 1,523 to 218,652. LME nickel inventories were down 630 mt to 452,850 mt.

LME nickel prices will remain range-bound today. SHFE 1509 nickel contract prices declined RMB 200/mt last night, and should hover between RMB 83,500-86,000/mt today. Spot nickel prices in Shanghai will remain steady between RMB 84,500-86,500/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
10 jam yang lalu
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
Baca Selengkapnya
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
AS Mengesahkan Undang-Undang Sanksi Graham 2026, Memperkuat Hukuman terhadap Rusia dan Iran
Pada 18 September waktu Timur, AS menandatangani Undang-Undang Sanksi Graham Terhadap Rusia dan Iran 2026 menjadi undang-undang. Undang-undang ini secara komprehensif memperkuat sanksi terhadap Rusia, memperpanjang sanksi terkait terhadap Iran, dan secara eksplisit mengizinkan penerapan apa yang disebut "tarif sekunder" hingga 100% terhadap negara ketiga yang mengimpor minyak atau gas alam Rusia.
10 jam yang lalu
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
10 jam yang lalu
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Baca Selengkapnya
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Produksi Tembaga Chili Tetap Rendah, Meredupkan Harapan Pemulihan 2026
Produksi tembaga Chili kemungkinan akan tetap lesu sepanjang tahun, mengecewakan ekspektasi pasar bahwa pemulihan pada paruh kedua dapat mengimbangi sebagian kerugian parah pada bulan-bulan awal 2026. Menteri Keuangan Chili Jorge Quiroz memperkirakan penurunan produksi tahun ini akan jauh melampaui proyeksi badan statistik tembaga resmi, dengan hanya pemulihan sebagian yang tercatat pada 2027.
10 jam yang lalu
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
10 jam yang lalu
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Baca Selengkapnya
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Xinke Materials (600255) Tidak Ada Rencana Ekspansi untuk Produk Tembaga, Fokus pada Peningkatan Teknologi
Xinke Materials (600255) menyatakan dalam pengarahan hasil semester pertama 2026 yang digelar pada 18 September bahwa perusahaan untuk sementara tidak memiliki rencana ekspansi menyeluruh untuk produk pelat/lembaran dan strip tembaga, sementara perusahaan tengah mendorong peningkatan struktural seluruh rangkaian produk strip melalui peningkatan berkelanjutan dalam inovasi teknologi dan kemampuan manufaktur presisi.
10 jam yang lalu