Weak Demand and Lead Prices to Curb Operating Rate Growth at Chinese Primary Lead Smelters in July

Telah Terbit: Jul 7, 2015 16:22
Poor end-user consumption and lead prices will limit the rise in operating rate at Chinese primary lead smelters in July, SMM foresees.

SHANGHAI, Jul. 7 (SMM) – Poor end-user consumption and lead prices will limit the rise in operating rate at Chinese primary lead smelters in July, SMM foresees.

SMM survey shows that Zhuzhou Smelter Group, Chifeng Shanjin Silver & Lead and Jingui Silver plan to conduct maintenance in July. Also, some smelters may cut production in July due to dropping lead prices. Those factors will combine to depress operating rate at smelters.

TCs for Chinese lead concentrate are generally between 1,900-2,000 yuan per tonne, their highest since 2012. But low silver prices, falling prices of by-products and high capital costs throw smelters into losses. Consequently, smelters keep utilization rate low.

Downstream lead-acid battery makers still show little buying interest in this off-season with large inventories on hand. High temperature will also curb battery production, further cutting downstream demand, which will not lend support to operating rate at smelters.

Operating rate at Chinese primary lead smelters was down 0.75 percentage point MoM to 58.3% in June, SMM learns.

For news cooperation, please contact us by email: sallyzhang@smm.cn or service.en@smm.cn.



 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Cyclic Materials Membuka Fasilitas Daur Ulang Komersial Pertama di AS, Memulihkan Tembaga dari 25.000 Ton per Tahun
5 menit yang lalu
Cyclic Materials Membuka Fasilitas Daur Ulang Komersial Pertama di AS, Memulihkan Tembaga dari 25.000 Ton per Tahun
Baca Selengkapnya
Cyclic Materials Membuka Fasilitas Daur Ulang Komersial Pertama di AS, Memulihkan Tembaga dari 25.000 Ton per Tahun
Cyclic Materials Membuka Fasilitas Daur Ulang Komersial Pertama di AS, Memulihkan Tembaga dari 25.000 Ton per Tahun
Cyclic Materials resmi membuka fasilitas daur ulang skala komersial pertamanya di AS di Mesa, Arizona, yang mampu memproses hingga 25.000 ton produk akhir masa pakai yang mengandung magnet per tahun. Selain memulihkan magnet tanah jarang, fasilitas ini memisahkan tembaga, aluminium, dan baja untuk diintegrasikan kembali ke manufaktur AS. Lebih dari 7.000 ton bahan baku telah dikirim, dengan pengiriman komersial pertama diharapkan pada akhir September. Pabrik ini menambah jalur daur ulang baru di AS untuk memulihkan tembaga dan material penting lainnya dari kendaraan akhir masa pakai, elektronik, dan peralatan yang mengandung magnet.
5 menit yang lalu
Penjualan Produk Tembaga Daur Ulang Ramah Lingkungan Kelas Atas Jintian Copper Melonjak 168% YoY pada Semester I 2026  Berita Singkat Bahasa Mandarin
7 menit yang lalu
Penjualan Produk Tembaga Daur Ulang Ramah Lingkungan Kelas Atas Jintian Copper Melonjak 168% YoY pada Semester I 2026 Berita Singkat Bahasa Mandarin
Baca Selengkapnya
Penjualan Produk Tembaga Daur Ulang Ramah Lingkungan Kelas Atas Jintian Copper Melonjak 168% YoY pada Semester I 2026  Berita Singkat Bahasa Mandarin
Penjualan Produk Tembaga Daur Ulang Ramah Lingkungan Kelas Atas Jintian Copper Melonjak 168% YoY pada Semester I 2026 Berita Singkat Bahasa Mandarin
Jintian Copper melaporkan bahwa penjualan produk tembaga daur ulang ramah lingkungan kelas atasnya melonjak 168% YoY pada semester pertama 2026. Perusahaan ini telah mengembangkan rantai tembaga daur ulang loop tertutup yang mencakup pengumpulan, pemurnian, dan pemrosesan hilir, dengan tembaga daur ulang kini digunakan di seluruh produk strip tembaga, kawat, busbar, kawat magnet, dan tabung. Peningkatan tajam ini menyoroti penetrasi bahan baku daur ulang yang semakin besar ke dalam produk tembaga bernilai lebih tinggi, bukan hanya aplikasi sekunder konvensional.
7 menit yang lalu
【Flash | Produksi Molibdenum Southern Copper Q2FY2026 Turun 11% karena Kadar Bijih Lebih Rendah】
14 menit yang lalu
【Flash | Produksi Molibdenum Southern Copper Q2FY2026 Turun 11% karena Kadar Bijih Lebih Rendah】
Baca Selengkapnya
【Flash | Produksi Molibdenum Southern Copper Q2FY2026 Turun 11% karena Kadar Bijih Lebih Rendah】
【Flash | Produksi Molibdenum Southern Copper Q2FY2026 Turun 11% karena Kadar Bijih Lebih Rendah】
Southern Copper Corporation melaporkan produksi molibdenum Q2FY2026 sebesar 7.046 ton, turun 11,0% YoY, dengan output H1FY2026 turun 6,7% menjadi 14.562 ton. Produksi menurun di keempat tambang penghasil molibdenum, dengan Toquepala turun 21,9%, Cuajone turun 1,4%, Buenavista turun 12,4%, dan La Caridad turun 3,5%. Perusahaan mengaitkan penurunan tersebut terutama dengan kadar bijih yang lebih rendah.
14 menit yang lalu
Weak Demand and Lead Prices to Curb Operating Rate Growth at Chinese Primary Lead Smelters in July - Shanghai Metals Market (SMM)