Ferrous scrap imports by EU-28 region dropped 17% in Jan-Mar 2015

Telah Terbit: Jun 12, 2015 18:11
The scrap imports by EU-28 countries during the initial three months of current year dropped sharply, as per the latest EU trade statistics released yesterday.

Author: Paul Ploumis
12 Jun 2015 Last updated at 05:48:45 GMT
CANTERBURY (Scrap Monster): The scrap imports by EU-28 countries during the initial three months of current year dropped sharply, as per the latest EU trade statistics released yesterday. According to trade data, the EU-28 nations’ scrap imports totaled 648,429 tons during the three-month period. The imports were down by 17.1% when compared with those during the corresponding three-month period last year.

The largest source of import of ferrous scrap by EU-28 region was Russia. The scrap imports from Russia totaled 233,744 tons, constituting nearly 36% of the total scrap imports by EU-28 nations during this period. The scrap imports from Russia dropped by 13.8% over the previous year.

In second place was Switzerland with 131,355 tons. The imports from Switzerland plunged by nearly 18% when compared with the imports during Jan-Mar ‘14. The third largest source for EU-28 countries’ scrap imports was Norway with 87,231 tons. The imports from Norway declined marginally by 3.6% during the three-month period. The top three destinations accounted for nearly 70% of the total EU-28 nations’ import. The other major import source of EU-28 nations were: Turkey (22,295 tons, down 35.8%), USA (21,800 tons, down 50.4%) and Canada (18,049 tons, up 224.6%).

The scrap imports by the region during the month of March 2015 alone totaled 259,255 tons. This is significantly higher when compared with the imports during the previous month. The EU-28 nations’ ferrous scrap imports had totaled 185,884 tons during February this year. Russia was the largest exporter during the month with 109,574 tons. In second place was Norway (48,868 tons), followed by Switzerland (46,716 tons). The other major importers during the month were Turkey (8,417 tons), Morocco (6,650 tons) and Bosnia & Herzegovina (5,636 tons).
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
1 jam yang lalu
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Baca Selengkapnya
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Australia Tinjau Bea Antidumping Baja Galvanis dari India, Malaysia, Vietnam di Tengah Kekhawatiran Seng
Pada 9 September 2026, Australia memulai peninjauan sunset kedua atas tindakan antidumping terhadap baja lembaran galvanis dari India, Malaysia, dan Vietnam, serta secara terpisah meluncurkan peninjauan sunset atas tindakan imbalan terhadap impor dari India. Peninjauan ini mencakup periode Juli 2025–Juni 2026, dengan laporan akhir diperkirakan pada 11 Februari 2027. Karena baja galvanis merupakan sektor penggunaan akhir terbesar untuk seng, tindakan ini secara langsung memengaruhi biaya ekspor dan daya saing, yang berpotensi berdampak pada permintaan seng domestik dan rantai pasok Australia. Mempertahankan bea masuk akan memberikan perlindungan bagi kapasitas baja dan pelapisan domestik, sementara penghentian dapat meningkatkan impor berharga murah dan memengaruhi konsumsi seng regional. Hasil akhir tetap bergantung pada penetapan otoritas.
1 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
1 jam yang lalu
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Baca Selengkapnya
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran Bijih Terbatas Berlanjut saat Permintaan Musim Dingin Berlangsung, Pabrik Peleburan Tiongkok Membeli Impor di Tengah Biaya Pengolahan yang Rendah
Penawaran pasar dari pedagang bijih tetap terbatas minggu ini, sementara permintaan stok musim dingin masih berlanjut. Beberapa smelter Tiongkok terus mencari dan membeli konsentrat impor untuk kuartal keempat, dengan biaya pengolahan pasar tetap berada di level rendah.
1 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
1 jam yang lalu
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Baca Selengkapnya
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Tambang Seng di China Barat Laut Menawarkan Tender September pada -RMB 2.800/mt; SMM Akan Memantau Biaya Pengolahan
Menurut SMM, sebuah tambang seng di Tiongkok Barat Laut menawarkan harga tender ambil sendiri September sekitar -RMB 2.800/ton logam pekan ini. SMM akan terus memantau perubahan biaya pengolahan.
1 jam yang lalu
Ferrous scrap imports by EU-28 region dropped 17% in Jan-Mar 2015 - Shanghai Metals Market (SMM)