DGCX quarterly volumes see big jump in Q1 2015

Telah Terbit: Apr 15, 2015 09:00
The Dubai Gold and Commodities Exchange (DGCX) reported big jump in trade volumes during the first quarter of 2015.

 

Author: Paul Ploumis14 Apr 2015 Last updated at 08:21:14 GMT
ABU DHABI (Scrap Monster): The Dubai Gold and Commodities Exchange (DGCX) reported big jump in trade volumes during the first quarter of 2015. The quarterly volumes were up 11% when compared with the previous quarter and 8% up from Q1 2014. The total number of traded contracts crossed 3.3 million, valued nearly $97 billion.
 
In March, DGCX recorded the highest average Open Interest (OI) of nearly 60,000 contracts. The OI during the first quarter touched all-time highs. March 2015 volumes grew by 32%. March trading volumes recorded significant growth of 32% from the previous month. The traded volumes totaled 1,222,360 contracts, valued at $36 billion. The Indian Rupee Futures Contract recorded the highest ever volume since August 2013, totaling over 1 million contracts valued at $32 billion. Gold Futures reported robust 14% month-on-month growth, trading 33,080 contracts during the month. The average daily volume during the month rose 26% from the previous month to 55,562 contracts.
 
The surge in volume growth was primarily aided by Indian Currency and Equity products and WTI futures. The Indian Rupee and Sensex Futures volumes surged by 11% and 20% respectively. Meanwhile, WTI Futures grew 54% during the first quarter of the year.
 
According to Gaurang Desai, Interim CEO, the strong performance during the first quarter of the year is likely to drive the growth during remaining quarters of the year. The exchange plans to diversify its product portfolio by launching new products and increasing the participant base. The launch date of its spot gold contract is expected to be announced within two weeks. The talks with a local bank are in advanced stage. The Exchange had initially scheduled to launch the contract last June, but was delayed due to technical reasons.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
12 Sep 2026 15:58
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Baca Selengkapnya
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang Tarif AS-Kanada Meningkat: Tindakan Balasan dan Larangan Barang Diberlakukan
Perang tarif AS-Kanada kembali memanas. Kanada lebih dulu memberlakukan tarif balasan terhadap barang-barang AS senilai sekitar 20 miliar dolar AS, dan AS merespons dengan langkah balasan yang keras: mulai 15 September, tarif 50% akan dikenakan pada sekitar 100 kategori produk Kanada; mulai 29 September, impor kendaraan bermotor dan produk susu tertentu dari Kanada akan dilarang lebih lanjut.
12 Sep 2026 15:58
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
12 Sep 2026 15:55
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Baca Selengkapnya
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
ECB Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Sinyalkan Kenaikan Lanjutan di Tengah Kekhawatiran Inflasi
Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan 25 basis poin pada ketiga suku bunga utama, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank sentral mencatat bahwa konflik di Timur Tengah terus mendorong inflasi, dan inflasi diperkirakan akan tetap jauh di atas level target untuk waktu yang lama. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, para pejabat ECB memperkirakan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, dengan langkah berikutnya mungkin terjadi paling cepat pada bulan Oktober.
12 Sep 2026 15:55
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
12 Sep 2026 15:55
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Baca Selengkapnya
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Penjualan Mobil China Turun 5,1% pada Agustus, Penjualan NEV Melonjak 17,8% YoY, Ekspor Naik 65,3%
Data CAAM menunjukkan bahwa pada bulan Agustus, penjualan mobil China mencapai 2,712 juta unit, turun 5,1% YoY. Di antaranya, kinerja NEV sangat mengesankan, dengan penjualan mencapai 1,643 juta unit, naik 17,8% YoY, mencakup 60,6% dari total penjualan kendaraan baru. Dari sisi ekspor, ekspor mobil pada bulan Agustus mencapai 1,01 juta unit, naik 65,3% YoY; ekspor NEV mencapai 526.000 unit, naik 1,3x YoY.
12 Sep 2026 15:55