Feng Hsin leaves rebar, section and scrap prices unchanged

Telah Terbit: Mar 17, 2015 16:38
Major Taiwanese long steel product manufacturer-Feng Hsin Iron and Steel Co. has decided to leave its rebar prices for the week commencing March 16th, 2015 unchanged.

 Author: Paul Ploumis17 Mar 2015 Last updated at 02:56:43 GMT

 
BEIJING (Scrap Monster): Major Taiwanese long steel product manufacturer-Feng Hsin Iron and Steel Co. has decided to leave its rebar prices for the week commencing March 16th, 2015 unchanged. Also, the prices of section steel will remain flat during the week. The company has announced that the scrap purchasing prices too will remain unchanged.
 
According to company press release by Feng Hsin, the list prices for rebar will continue to remain at NT$ 14,500 per ton, unchanged from the previous week. The price for section steel during the week will be in the range of NT$ 18,000 per ton, holding steady when compared with the previous week prices.
 
The scrap purchasing prices will remain unchanged from the previous week. The scrap buy prices for the week will be in the range between NT$ 7,400 to NT$ 8,300 per ton.
 
Feng Hsin Iron & Steel Co., Ltd is a Taiwanese company principally engaged in the manufacture, processing and distribution of iron and steel products.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
LME Zinc Anjlok 2,5% dari Level Tertinggi Empat Tahun, Didorong oleh Ekspektasi Ekspor Tiongkok dan Koreksi Harga Tembaga
4 jam yang lalu
LME Zinc Anjlok 2,5% dari Level Tertinggi Empat Tahun, Didorong oleh Ekspektasi Ekspor Tiongkok dan Koreksi Harga Tembaga
Baca Selengkapnya
LME Zinc Anjlok 2,5% dari Level Tertinggi Empat Tahun, Didorong oleh Ekspektasi Ekspor Tiongkok dan Koreksi Harga Tembaga
LME Zinc Anjlok 2,5% dari Level Tertinggi Empat Tahun, Didorong oleh Ekspektasi Ekspor Tiongkok dan Koreksi Harga Tembaga
[SMM Kilat] 10 Sep — Zinc LME anjlok dari level tertingginya. Hingga pukul 19.00 waktu Beijing, zinc LME turun ke USD 3.960/ton, turun sekitar 2,5%. Harga berbalik tajam hanya satu hari setelah menyentuh level tertinggi lebih dari empat tahun di USD 4.065/ton kemarin. Penurunan ini terutama didorong oleh meningkatnya ekspektasi pengiriman ekspor Tiongkok ke LME, diperparah oleh koreksi tajam pada tembaga LME di tengah perubahan ekspektasi tarif, yang menekan selera risiko di seluruh kompleks logam dasar. Pantau terus spread waktu LME (contango/back) dan laju pengiriman warrant zinc ke depannya.
4 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (10 Sep)
7 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (10 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (10 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (10 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 10 Sep 2026.
7 jam yang lalu
Salazar Resources Perbarui Proyek Curipamba-El Domo di Ekuador, Targetkan Mulai Produksi Juli 2027
9 jam yang lalu
Salazar Resources Perbarui Proyek Curipamba-El Domo di Ekuador, Targetkan Mulai Produksi Juli 2027
Baca Selengkapnya
Salazar Resources Perbarui Proyek Curipamba-El Domo di Ekuador, Targetkan Mulai Produksi Juli 2027
Salazar Resources Perbarui Proyek Curipamba-El Domo di Ekuador, Targetkan Mulai Produksi Juli 2027
Pada 9 September, Salazar Resources memperbarui perkembangan proyek polimetalik Curipamba-El Domo di Ekuador, sebuah usaha patungan dengan Silvercorp di mana Salazar memegang 25% (ditanggung hingga produksi) dan Silvercorp memegang 75% sebagai operator. Proyek ini memiliki sumber daya terukur dan terindikasi sebesar 11,4 Mt dengan kadar 1,85% Cu, 2,11 g/t Au, 2,42% Zn, dan 0,22% Pb. Kapasitas produksi yang dirancang adalah 666.000 ton per tahun, dengan produksi pertama diharapkan pada Juli 2027 dan umur tambang 11,5 tahun.
9 jam yang lalu