Tensions b/w Russia and US lifts Gold’s safe haven appeal

Telah Terbit: Jan 8, 2015 10:13
Gold traders said the metal was also being lifted by concerns over tensions between Russia and the West.
RUSSIA January 07 2015 6:40 PM
 
NEW YORK (Scrap Register): Gold traders said the metal was also being lifted by concerns over tensions between Russia and the West. Russia's Foreign Ministry said that a widening of US sanctions against Moscow may hamper bilateral cooperation on some issues. 
 
After falling for consecutive three months in a row, spot gold prices turned positive in Dec’14 gaining by 1.41 percent. Prices traded in a range of $100 making an high of $1238.2/oz and a low of $1142.91. In 2014, spot gold prices rose marginally by around 2 percent and closed at $1183.55/oz.
 
In the first half of last month, gold received support from the physical markets and from India, the second-biggest gold consumer, which eased curbs on imports while in top consumer China premiums were steady at about $1-2, reflecting strong buying interest. Prices got a lift after Moody's cut its rating on Japan, stimulating buying interest in the yellow metal.
 
The dollar index has been the driving factor for the decline in gold prices in the second half of the last month.. The index gained by around 2.5 percent last month and traded at its highest point in the last nine year. Gold has fallen in tandem with oil in the same time frame on expectations that weaker crude prices could reduce inflationary pressures. The metal is usually seen as a hedge against oil-led inflation.
 
Further, signals that the U.S. economy is benefiting from a decline in oil prices renewed expectations of a tightening in monetary policy by the U.S. Federal Reserve around the middle of next year.
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Ekspansi Sulfida Gediktepe ACG Metals Mendekati Rampung; Konsentrat Tembaga Pertama Diharapkan pada Agustus
1 jam yang lalu
Ekspansi Sulfida Gediktepe ACG Metals Mendekati Rampung; Konsentrat Tembaga Pertama Diharapkan pada Agustus
Baca Selengkapnya
Ekspansi Sulfida Gediktepe ACG Metals Mendekati Rampung; Konsentrat Tembaga Pertama Diharapkan pada Agustus
Ekspansi Sulfida Gediktepe ACG Metals Mendekati Rampung; Konsentrat Tembaga Pertama Diharapkan pada Agustus
ACG Metals mengatakan bahwa, per 31 Juli 2026, pembangunan proyek perluasan sulfida di tambang Gediktepe-nya di Turki telah hampir rampung, dengan komisioning dan penyusunan daftar periksa tengah berlangsung. Produksi konsentrat tembaga perdana diharapkan pada bulan Agustus, menandai transisi perusahaan menjadi produsen tembaga. Jaringan konveyor utama telah selesai dan siap untuk komisioning, sementara filter press telah terpasang dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Kolam air proses sedang diisi, ruang kompresor hampir selesai, dan bijih sulfida telah dimuat ke dalam bin jari. Pekerjaan sipil dan struktural pada fasilitas penyimpanan reagen juga sudah sangat maju.
1 jam yang lalu
Lundin Mining Memangkas Panduan Produksi Tembaga 2026 setelah Badai Dahsyat di Chili
3 jam yang lalu
Lundin Mining Memangkas Panduan Produksi Tembaga 2026 setelah Badai Dahsyat di Chili
Baca Selengkapnya
Lundin Mining Memangkas Panduan Produksi Tembaga 2026 setelah Badai Dahsyat di Chili
Lundin Mining Memangkas Panduan Produksi Tembaga 2026 setelah Badai Dahsyat di Chili
Lundin Mining menurunkan panduan produksi tembaga 2026-nya setelah badai musim dingin yang parah untuk kedua kalinya mengganggu operasi di tambang Caserones di wilayah Atacama, Chili, memperpanjang waktu henti dan menunda pemulihan lokasi. Badai terbaru dimulai pada 13 Agustus, membawa hujan lebat di dataran rendah, serta hujan salju yang luar biasa lebat dan angin kencang di dataran tinggi. Pada 14 Agustus, Caserones mengalami pemadaman listrik kedua setelah cuaca buruk kembali merusak menara transmisi yang sebelumnya sudah terkena dampak badai pada bulan Juli. Tambang tersebut sebelumnya mengalami pemadaman listrik dari 18 hingga 30 Juli. Lundin awalnya memperkirakan dampak gangguan pertama masih berada di batas bawah kisaran panduan awal, tetapi badai kedua menunda kembalinya operasi penuh dan mendorong revisi lebih lanjut terhadap prospek perusahaan. Panduan produksi tembaga Caserones 2026 diturunkan menjadi 120.000–130.000 ton, dari sebelumnya 130.000–140.000 ton. Panduan biaya tunai juga dinaikkan menjadi US$2,15–US$2,35/lb, dari US$2,05–US$2,25/lb. Di tingkat grup, Lundin Mining kini memperkirakan produksi tembaga konsolidasi 2026 sebesar 300.000–325.000 ton. Candelaria masih diharapkan memenuhi panduan produksi setahun penuh, sehingga dampak gangguan cuaca sebagian besar terbatas pada Caserones. Tim perbaikan tengah berupaya memulihkan infrastruktur transmisi yang rusak, dengan listrik penuh diharapkan pada akhir pekan sebelum peningkatan operasi secara bertahap. Sementara itu, generator cadangan terus mendukung infrastruktur penting di lokasi. Dari perspektif pasar tembaga, pemotongan panduan ini menambah rentetan gangguan pasokan terkait cuaca di Chili tahun ini. Penurunan di Caserones tergolong kecil dalam skala global, namun gangguan operasional berulang di tambang-tambang besar Chili terus memperkuat kekhawatiran terhadap keandalan pasokan jangka pendek dari negara penghasil tembaga terbesar di dunia.
3 jam yang lalu
Korea Eximbank Beri Glencore US$1 Miliar untuk Amankan Pasokan Tembaga
6 jam yang lalu
Korea Eximbank Beri Glencore US$1 Miliar untuk Amankan Pasokan Tembaga
Baca Selengkapnya
Korea Eximbank Beri Glencore US$1 Miliar untuk Amankan Pasokan Tembaga
Korea Eximbank Beri Glencore US$1 Miliar untuk Amankan Pasokan Tembaga
Bank Ekspor-Impor Korea mengatakan pada 17 Agustus bahwa pihaknya akan memberikan dukungan keangan sebesar $1 miliar kepada Glencore, dengan syarat perusahaan tersebut memasok tembaga kepada perusahan-perusahan Korea selama periode pinjaman. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal operasional umum Glencore, sementara struktur pembiayaan dirancang untuk membantu perusahan Korea mengamankan bahan baku utama. Glencore mengoperasikan tambang, aset peleburan, dan jearingan perdagangan di berbagai kawasan, termasuk kehadirannya di negara-negara penghasil tembaga seperti Chili dan Peru. Eximbank Korea mengatakan bahwa basis aset dan perdagangan Glencore yang terdiversifikasi dapat menyediakan saluran pengadaan alternatif jika terjadi gangguan pasokan di negara atau tambang tertentu. Kesepakatan ini tidak menambah produksi tembaga jangka pendek, namun memperkuat keamanan pengadaan tembaga bagi perusahan-perusahan Korea.
6 jam yang lalu
Tensions b/w Russia and US lifts Gold’s safe haven appeal - Shanghai Metals Market (SMM)