Agratas Memajukan Pabrik Baterai 20 GWh di India Barat

Telah Terbit: Apr 9, 2026 12:46
Agratas, divisi baterai global Tata Group, telah mencapai tonggak penting di fasilitas Sanand di India barat dengan menyelesaikan kerangka baja, sehingga pabrik baterai lithium-ion ini semakin dekat untuk beroperasi. Perusahaan berencana memulai produksi pada 2027.
Pada fase awalnya, pabrik ini dirancang untuk menghasilkan kapasitas tahunan sebesar 20 GWh. Setelah beroperasi, pabrik ini akan memproduksi sel baterai canggih untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
RENOVA akan Membangun Salah Satu BESS Berbasis Pasar Terbesar di Jepang di Kikugawa
1 jam yang lalu
RENOVA akan Membangun Salah Satu BESS Berbasis Pasar Terbesar di Jepang di Kikugawa
Read More
RENOVA akan Membangun Salah Satu BESS Berbasis Pasar Terbesar di Jepang di Kikugawa
RENOVA akan Membangun Salah Satu BESS Berbasis Pasar Terbesar di Jepang di Kikugawa
RENOVA, Inc. telah memperoleh pembiayaan proyek sekitar 6 miliar yen untuk mengembangkan sistem penyimpanan energi baterai lithium-ion (BESS) berkapasitas 90 MW/270 MWh di Kota Kikugawa, Prefektur Shizuoka. Fasilitas ini dirancang untuk menstabilkan jaringan listrik tanpa bergantung pada skema subsidi seperti tarif feed-in, dan merupakan salah satu yang terbesar di Jepang. Proyek ini bertujuan mendukung permintaan listrik negara yang terus meningkat terkait pusat data dan infrastruktur lainnya. Konstruksi direncanakan segera dimulai, dan pengoperasiannya diharapkan dapat mendukung penyeimbangan jaringan listrik serta integrasi energi terbarukan.
1 jam yang lalu
Vietnam Bertujuan Memperkuat Rantai Pasok Baterai Litium dengan Logistik yang Lebih Kuat
20 jam yang lalu
Vietnam Bertujuan Memperkuat Rantai Pasok Baterai Litium dengan Logistik yang Lebih Kuat
Read More
Vietnam Bertujuan Memperkuat Rantai Pasok Baterai Litium dengan Logistik yang Lebih Kuat
Vietnam Bertujuan Memperkuat Rantai Pasok Baterai Litium dengan Logistik yang Lebih Kuat
Vietnam bertujuan menjadi pusat utama dalam rantai pasok baterai litium global, tetapi membutuhkan infrastruktur logistik yang lebih kuat untuk menangani barang sensitif dan berbahaya seperti baterai litium secara aman dan efisien. Tantangan logistik mencakup sistem penyimpanan, transportasi, dan penanganan khusus, terutama melalui pelabuhan-pelabuhan utama seperti Hai Phong dan Cai Mep, Thi Vai, di mana sistem yang ada saat ini tertinggal dari pertumbuhan produksi. Logistik yang efektif dipandang krusial untuk mendukung ambisi negara tersebut dalam ekspor kendaraan listrik dan penyimpanan energi serta menarik lebih banyak investasi ke pusat-pusat manufaktur baterai di seluruh Vietnam.
20 jam yang lalu
SK On Mengonsolidasikan Operasi di Georgia ke dalam Satu Sistem Produksi
5 Apr 2026 17:13
SK On Mengonsolidasikan Operasi di Georgia ke dalam Satu Sistem Produksi
Read More
SK On Mengonsolidasikan Operasi di Georgia ke dalam Satu Sistem Produksi
SK On Mengonsolidasikan Operasi di Georgia ke dalam Satu Sistem Produksi
SK On akan beralih ke sistem produksi terpadu yang berpusat pada operasi SK Battery America (SKBA) di Georgia untuk meningkatkan efisiensi di Amerika Utara. Menurut perusahaan pada tanggal 3, mulai 6 April (waktu setempat), volume produksi dari pabrik pertama SKBA akan dipindahkan ke pabrik kedua. Selain itu, sebagian lini produksi di pabrik kedua akan dialihkan dari pembuatan baterai kendaraan listrik (EV) menjadi produksi sistem penyimpanan energi (ESS). Pabrik 1 di Georgia memiliki kapasitas tahunan 10 GWh dan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal pertama 2022, sedangkan Pabrik 2 memiliki kapasitas 12 GWh dan mulai beroperasi pada kuartal keempat 2022.
5 Apr 2026 17:13