Energy Fuels Menghadapi Penundaan Proyek Tanah Jarang tetapi Melihat Minat Pasar yang Kuat terhadap Produksi Terbium
Produsen tanah jarang AS, Energy Fuels, menyatakan bahwa negosiasi perjanjian stabilitas pemerintah untuk proyek tanah jarang Vera Mada di Madagaskar melambat akibat pergantian manajemen di negara tersebut, dan keputusan investasi finansial yang semula dijadwalkan sebelum akhir 2029 mungkin tertunda. Sementara itu, proyek Donald di Australia juga menghadapi penundaan karena kompleksitas koordinasi perjanjian offtake. Meskipun demikian, batch pertama produk terbium perusahaan telah menarik minat pasar yang signifikan. Saat ini, sekitar 1 kg terbium diproduksi per minggu, dan perusahaan berencana meningkatkan produksi tanah jarang berat seperti disprosium, samarium, dan gadolinium berdasarkan permintaan pasar.