Berita Nikel SMM, 4 Maret:
Pembaruan Makro dan Pasar:
(1) Trump: Setelah tenggat tarif 15%, kami akan secara bertahap mengumumkan tarif untuk berbagai negara; kami akan menaikkan kesepakatan tarif untuk negara tertentu.
(2) The Fed AS—① Kashkari: Dengan bayang-bayang perang yang kian dekat, semula kami memperkirakan satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026, tetapi kini tidak pasti. ② Williams: The Fed AS harus mempertimbangkan dampak limpahan isu Iran terhadap pasar luar negeri dan mitra dagang. Ia masih meyakini suku bunga sedikit di atas tingkat netral.
Pasar Spot:
Pada 4 Maret, harga nikel rafinasi SMM #1 naik 450 yuan/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Untuk premi spot, rata-rata nikel rafinasi Jinchuan #1 sebesar 6.900 yuan/mt, turun 50 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya; kisaran merek arus utama domestik untuk nikel elektrodeposisi adalah -300–400 yuan/mt.
Pasar Berjangka:
Kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan (2605) berfluktuasi dan menguat pada awal perdagangan, lalu ditutup pada 137.410 yuan/mt, naik 0,12%.
Setelah koreksi beruntun, harga nikel menunjukkan tanda awal stabilisasi. Kabar bahwa Indonesia mungkin menambah kuota melemahkan narasi pengetatan pasokan sebelumnya, tetapi dukungan biaya tetap kuat. Dalam jangka pendek, kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan berfluktuasi di sekitar 140.000 yuan/mt.


![[Flash Baja Tahan Karat SMM] Selisih Harga 316L Indonesia terhadap 304 Melebar ke $1.800/ton seiring Lonjakan Biaya Molibdenum](https://imgqn.smm.cn/usercenter/NHXhQ20251217171733.jpg)
