Statistik terbaru dari Administrasi Energi Ningbo menunjukkan bahwa hingga akhir Mei tahun ini, kapasitas terpasang PLTS terdistribusi di Ningbo mencapai 9,74 juta kW, menempati peringkat pertama di antara semua kota setingkat prefektur di Tiongkok, dan pembangkitan listrik tenaga surya Ningbo menyumbang 10,24% dari total konsumsi listrik seluruh masyarakat. “Artinya, dari setiap 10 kilowatt-jam listrik yang digunakan dalam produksi dan kehidupan sehari-hari di Ningbo, satu berasal dari matahari,” ujar seorang pejabat terkait dari Administrasi Energi Ningbo.
Untuk mempercepat penyesuaian bauran energi, Ningbo mulai melaksanakan proyek “PV+” di sepuluh bidang utama, termasuk permukaan air, lumpur pantai, pertanian, industri, dan perdagangan, lima tahun lalu. Selanjutnya, kebijakan dan langkah-langkah terkait diterapkan untuk mendorong pengembangan terintegrasi PLTS terdistribusi dengan industri, transportasi, infrastruktur baru, dan revitalisasi pedesaan. “Ningbo memajukan pengembangan PLTS terdistribusi di seluruh kota untuk mempercepat pengurangan emisi dan penurunan karbon di kota industri ini,” kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa atap industri menyumbang sebanyak 84% dari kapasitas terpasang, diikuti oleh atap rumah tangga sekitar 8,6%.
![[Solar: HVR Solar Akan Bangun Pabrik Sel TOPCon 1,2 GW di India]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/DCwfK20251217171737.jpg)
![[Energi Surya: European Energy meresmikan taman surya 148MW di Latvia]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/LMmrH20251217171737.jpg)
![[Tenaga Surya: FRV Amankan Kapasitas Jaringan 2,3 GW di Jerman]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/Jzkij20251217171737.jpg)
