[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Safeguard Baja UE Tercapai di Tengah Perombakan Harga Nikel Indonesia

Telah Terbit: Apr 17, 2026 09:44
UE mencapai kesepakatan trilogue mengenai safeguard baja baru, yang mencakup kuota 18,3 juta ton, tarif 50% di luar kuota, dan aturan "melt-and-pour". Namun, para kritikus menyoroti celah untuk slab dan potensi masalah kepatuhan terhadap WTO. Secara bersamaan, perombakan total arsitektur penetapan harga nikel Indonesia diperkirakan akan menaikkan biaya produksi hilir untuk baja tahan karat dan kendaraan listrik lebih dari 12%. Menyusul perubahan ini, logam dasar melonjak di LME maupun SHFE, dengan nikel memimpin kenaikan hampir 4%. Volatilitas pasar tetap tinggi seiring industri beradaptasi terhadap kenaikan biaya struktural dan hambatan perdagangan ini.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] 16 April 2026: Sorotan Pasar Baja Tahan Karat
18 jam yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] 16 April 2026: Sorotan Pasar Baja Tahan Karat
Read More
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] 16 April 2026: Sorotan Pasar Baja Tahan Karat
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] 16 April 2026: Sorotan Pasar Baja Tahan Karat
Pada 16 April 2026, pasar baja tahan karat mengalami pergeseran besar. Langkah Uni Eropa untuk memangkas kuota sebesar 47% dan menggandakan tarif menjadi 50% pada Juli memicu pembelian panik di Eropa. India memperpanjang sertifikasi BIS hingga akhir September untuk memastikan fleksibilitas pasokan. Didukung oleh penyesuaian formula HPM Indonesia, harga ekspor tetap kokoh, dengan kenaikan tipis pada harga spot 304 Foshan. Meningkatnya biaya logistik akibat ketegangan Timur Tengah dan hambatan perdagangan baru secara kolektif mendorong kenaikan biaya perdagangan global.
18 jam yang lalu
【SMM Nickel Flash News】Simulasi Skenario dan Analisis Perbandingan Saprolit dan Limonit dalam Formula HPM Baru
18 jam yang lalu
【SMM Nickel Flash News】Simulasi Skenario dan Analisis Perbandingan Saprolit dan Limonit dalam Formula HPM Baru
Read More
【SMM Nickel Flash News】Simulasi Skenario dan Analisis Perbandingan Saprolit dan Limonit dalam Formula HPM Baru
【SMM Nickel Flash News】Simulasi Skenario dan Analisis Perbandingan Saprolit dan Limonit dalam Formula HPM Baru
【SMM Nickel Flash News】Mengingat perbedaan signifikan dalam kualitas produk sampingan di berbagai deposit bijih nikel, penetapan HPM yang seragam untuk setiap kadar masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, SMM telah mengembangkan berbagai skenario untuk saprolit maupun limonit sebagai acuan formula HPM baru dan untuk memberikan analisis perbandingan terhadap harga proprietary SMM
18 jam yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Formula Penetapan Harga Nikel Baru Indonesia Akan Menaikkan Biaya Sektor Baja Tahan Karat
19 jam yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Formula Penetapan Harga Nikel Baru Indonesia Akan Menaikkan Biaya Sektor Baja Tahan Karat
Read More
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Formula Penetapan Harga Nikel Baru Indonesia Akan Menaikkan Biaya Sektor Baja Tahan Karat
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Formula Penetapan Harga Nikel Baru Indonesia Akan Menaikkan Biaya Sektor Baja Tahan Karat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia merevisi formula HPM bijih nikel pada Kuartal 2 tahun 2026, dengan menaikkan faktor penyesuaian secara signifikan serta untuk pertama kalinya memasukkan kobalt, besi, dan kromium dalam penetapan harga. Perubahan ini akan meningkatkan harga dasar di semua kadar, terutama untuk bijih kadar rendah yang digunakan dalam hidrometalurgi, sehingga memberikan tekanan biaya besar pada industri baja tahan karat dan energi baru. Pasokan tetap ketat akibat tertundanya persetujuan kuota penambangan dan meningkatnya biaya pemurnian. Menyusul sinyal kebijakan tersebut, harga nikel berjangka internasional telah menembus level resistensi utama. Para analis menilai bahwa tingginya biaya bahan baku dapat menjadi norma baru, dengan potensi kenaikan harga lebih lanjut jika produksi nikel olahan menurun atau dampak kebijakan melampaui ekspektasi pasar.
19 jam yang lalu
UE mencapai kesepakatan trilogue mengenai safeguard baja baru, yang me - Shanghai Metals Market (SMM)