SMM, 16 April:
Harga FOB pelabuhan Tianjin untuk ingot magnesium 99,90% hari ini dikutip di $2.500-2.600/mt, dengan harga rata-rata $2.550/mt, naik $50/mt dibanding hari sebelumnya. Kuotasi arus utama untuk ingot magnesium 99,90% di wilayah produksi utama berada di 17.050-17.150 yuan/mt, dengan harga rata-rata 17.100 yuan/mt, tidak berubah dari hari sebelumnya. Pasar magnesium Tiongkok secara keseluruhan berfluktuasi melemah pekan ini.

Perlu dicatat, pasar ekspor dan pasar perdagangan domestik hari ini menunjukkan perbedaan yang signifikan. Menurut analisis SMM, alasan utamanya adalah otoritas bea cukai belakangan ini terus memperketat pengawasan terhadap ekspor yang tidak patuh dan barang guna ganda, sementara pasar ekspor ingot magnesium sejak lama menjadi area yang terkonsentrasi pelanggaran seperti pemalsuan atau pembelian dokumen kepabeanan dari perusahaan impor-ekspor lain. Pengetatan sinyal kebijakan kali ini memicu tingkat kepanikan tertentu di pasar ekspor, mendorong kuotasi ke level yang lebih tinggi.
Dasar utamanya berasal dari dua ketentuan kebijakan bea cukai berikut:
"Berlaku mulai Desember 2024: Tiga Item yang Mengandung Magnesium Masuk dalam Daftar Pengendalian Ekspor Barang Guna Ganda Tiongkok": Berdasarkan "Daftar Pengendalian Ekspor Barang Guna Ganda Republik Rakyat Tiongkok" yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Administrasi Umum Bea Cukai, dan Administrasi Kriptografi Negara pada 15 November 2024, dan berlaku mulai 1 Desember 2024, tiga item yang mengandung magnesium dimasukkan dalam pengendalian ekspor: pertama, bubuk logam magnesium yang digunakan sebagai komponen propelan padat dengan ukuran partikel kurang dari 500 μm dan kandungan magnesium ≥97%; kedua, magnesium kemurnian tinggi tertentu dengan pengotor logam (tidak termasuk kalsium) di bawah 0,02% dan boron di bawah 0,001%; dan ketiga, material komposit berbasis logam magnesium (sebagai subkategori material komposit struktural).
"Berlaku mulai Oktober 2025: Bisnis Ekspor Perantara Wajib Mengungkap Pemilik Barang Sebenarnya, Memperkuat Pengawasan Pajak Penghasilan Badan": Kebijakan ini merevisi SPT masa (triwulanan) pembayaran di muka pajak penghasilan badan (Tipe A) dan memperkuat pengawasan PPh badan terhadap perusahaan eksportir, dengan mewajibkan bisnis ekspor perantara mengungkap informasi pemilik barang sebenarnya. Regulasi baru ini bertujuan menstandarkan praktik ekspor di industri termasuk magnesium, menekan pelanggaran seperti pemalsuan atau pembelian dokumen kepabeanan dari perusahaan impor-ekspor lain, serta mengembalikan perdagangan pada sifatnya yang autentik.
Menurut survei SMM, sejak 2026, otoritas bea cukai Tiongkok terus meningkatkan penindakan terhadap operasi ekspor produk magnesium yang tidak patuh. Sementara itu, pengawasan terhadap zat yang mengandung magnesium yang berpotensi terkait ekspor barang guna ganda, sebagaimana dirujuk dalam kebijakan terkait tahun 2024, juga semakin ketat. Belakangan ini, semua kapal ekspor yang membawa zat mengandung magnesium diwajibkan menyerahkan laporan inspeksi mutu untuk membuktikan bahwa barang tidak termasuk dalam cakupan barang guna ganda yang tercantum dalam dokumen kebijakan sebelum izin keluar dapat diberikan. Langkah ini mengirim sinyal pengetatan yang jelas ke pasar ekspor magnesium, dan intensitas regulasi diperkirakan akan semakin diperkuat ke depan.
Terkait pasar domestik ingot magnesium, pelemahan harga ex-works belakangan ini terutama didorong oleh tingginya persediaan di produsen, sehingga sentimen produsen untuk mempertahankan harga melemah. Pada saat yang sama, pasar ekspor tetap lesu, dan permintaan perdagangan domestik hanya ditopang oleh pembelian kebutuhan minimum. Meski sisi biaya masih memberikan dukungan tertentu, harga magnesium mungkin terus berfluktuasi melemah dalam jangka pendek.
Jika kebijakan ekspor terus diperketat, pasar ekspor dapat memasuki putaran penyesuaian baru, yang berpotensi menambah tekanan turun pada kuotasi pabrik. SMM juga menyerukan pasar ekspor magnesium untuk membangun lingkungan persaingan yang sehat, karena hanya operasi yang patuh yang dapat menjaga perkembangan industri yang sehat dalam jangka panjang.



