Hancock Iron Ore, yang dibentuk melalui penggabungan Roy Hill dan Atlas Iron, secara resmi mulai beroperasi pada 1 Juli 2025, menjadi produsen bijih besi terbesar keempat di Australia (dan terbesar kelima secara global). Setelah penggabungan, kapasitas tahunan Hancock Iron Ore mencapai 74 juta ton (64 juta ton dari Roy Hill dan 10 juta ton dari Atlas), sehingga menjadi produsen bijih besi terbesar keempat di Australia, hanya berada di bawah Rio Tinto, BHP, dan FMG. Skala ini secara signifikan meningkatkan pengaruhnya di pasar bijih besi global, khususnya memperkuat stabilitas pasokan di pasar spot di Asia (terutama Cina, Jepang, dan Korea Selatan), sehingga memungkinkannya untuk lebih fleksibel dalam menanggapi fluktuasi harga.
![[Analisis SMM] Pola Pasar yang Longgar Tetap Tidak Berubah, Harga Baja Silikon Berorientasi Butir Kemungkinan Bertahan Stabil Sementara Minggu Depan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/FGavQ20251217171717.jpg)

![[SMM Baja] ArcelorMittal Dofasco menutup pabrik kokas No.3 di Hamilton](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JAnHq20251217171716.jpg)
